Penelitian Ilmuwan Menemukan Bahwa Jahe Memiliki Kandungan Anti-Kanker

Penelitian Ilmuwan Menemukan Bahwa Jahe Memiliki Kandungan Anti-Kanker
Ilustrasi: Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Para ilmuwan dari Osaka Metropolitan University telah menemukan bukti bahwa kencur, tanaman tropis yang merupakan anggota keluarga jahe asli Asia Tenggara, memiliki sifat anti kanker.

Dipimpin oleh Associate Professor Akiko Kojima dari Graduate School of Human Life and Ecology, para peneliti menunjukkan bahwa ekstrak kencur dan komponen aktif utamanya, etil p-metoksisinamat (EMC), secara signifikan menekan pertumbuhan sel kanker pada tingkat sel dan hewan.

Penelitian sebelumnya tentang EMC menunjukkan potensi antikankernya dengan menurunkan ekspresi faktor transkripsi mitokondria A (TFAM), yang terkait dengan proliferasi sel kanker.

Baca Juga:Rekomendasi HP OPPO Terbaru 2023 yang Layak Kamu Miliki, Smartphone Berkualitas dengan Harga RamahNokia C12, Smartphone Gagah dengan Level Baru dalam Balutan Fitur Mengesankan

Meskipun mekanisme pastinya masih belum jelas hingga sekarang, penemuan ini menjadi angin segar bagi dunia medis.

Ini adalah bantuan pencernaan herbal yang terkenal dan telah digunakan sebagai obat untuk mulas dan mual di pagi hari.

Jahe mengandung gingerol, yang memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan yang kuat.

Jahe juga dapat membantu mengurangi gejala menstruasi, mengatasi radang sendi, dan berpotensi membantu menurunkan kadar kolesterol.

Namun, penting untuk diperhatikan bahwa jahe harus dikonsumsi secukupnya sehingga baik untuk kesehatan.

Penelitian menunjukkan bahwa jahe yang dikonsumsi sebagai suplemen umumnya aman dalam jumlah kecil, tetapi dalam dosis besar dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan mengiritasi tenggorokan dan mulut.

0 Komentar