Pemkab Bandung Barat Alokasikan BTT Sebesar Rp3 Miliar

Pemkab Bandung Barat Alokasikan BTT Sebesar Rp3 Miliar
(Suwitno/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk penanggulangan bencana kebakaran di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat. Anggaran tersebut merupakan anggaran yang berasal dari biaya tak terduga (BTT).

Ade menuturkan, hingga saat ini petugas gabungan masih berupaya melakukan pemadaman. Termasuk helikopter waterbombing milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih mengudara menembakan peluru airnya ke titik-titik api.

“Cukup efektif pemadaman yang dilakukam oleh helikopter waterbombing, serta petugas Damkar dari berbagai daerah,” katanya.

Baca Juga:Ratusan Warga Sambut Ridwan Kamil Saat Melakukan Tinjauan Jembatan WalaharKualitas Udara Hampir Masuk Kategori Tidak Sehat, Pemkot Bandung Lakukan Uji Emisi pada Kendaraan Bermotor

Dia menyebutkan lamanya pemadaman dengan helikopter waterbombing ini terjadi karena masih adanya bara di dalam tumpukan sampah yang ketebalannya mencapai 50 meter. Meskipun api dipermukaan sudah hampir seluruhnya padam.

“Itu jadi ada kesulitan tersendiri dari teknis pemadaman. Kenapa lama, ya itu kesulitannya, jika di atasnya tidak ada titik api, di bawahnya itu masih ada,” papar dia.

Seperti diketahui, Pemkab Bandung Barat telah menetapkan status darurat bencana TPA Sarimukti hingga 11 September 2023. Penetapan ini menyusul meluasnya dampak asap akibat kebakaran yang menerjang 3.000 kepala keluarga (KK) atau sekitar 12 ribu jiwa di tiga desa yakni Sarimukti, Mandalasari, dan Rajamandalakulon. (Mg5)

0 Komentar