Warga di Kecamatan Cipatat Terkena ISPA Terus Bertambah

Warga di Kecamatan Cipatat Terkena ISPA Terus Bertambah
Warga Kecamatan Cipatat menggunakan masker karena dampak kebakaran TPA Sarimukti (Suwitno/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Warga yang terserang sakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat kebakaran di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dalam dua hari terakhir jumlahnya bertambah signifikan pasca memburuknya udara akibat polusi asap.

Ia mengatakan, dari 75 warga yang melakukan pemeriksaan kesehatan, dengan rincian 27 laki-laki dan 48 perempuan.

Selain ISPA, petugas mendapati warga menderita penyakit keluhan perih mata atau Conjungtivitis sebanyak 4 orang, asma 3 orang, Dermatitis Kontak Alergika (DKA) 4 orang, gangguan pendengaran atau BPP sebanyak 4 orang, dan keluhan lainnya.

“Mayoritas kebanyakannya keluhan ISPA yang diderita masyarakat,” katanya.

Baca Juga:Kemarau Panjang, Warga Bandung Barat Mulai Kesulitan Air BersihWarga Keluhkan Masuk Bogor Fest 2023 Bayar Segini

Di perkirakan angka tersebut akan bertambah terus setiap harinya karena kondisi udara yang semakin tidak sehat di wilayah Kecamatan Cipatat.

Perluasan jangkauan asap kebakaran dipicu angin kencang serta luasnya area sampah yang terbakar. Kondisi ini memperpendek jarak pandang, sesak, perih, dan sakit tenggorokan.

“Kita imbau warga tetap pakai masker. Apabila mengalami keluhan sesak dan perih mata segera lapor ke posko kesehatan. Kami buka pelayanan sampai pukul 14:00 WIB”, tandasnya. (Mg5)

0 Komentar