JABAR EKSPRES – Distribusi air minum mengalami gangguan, Perumda Air Minum Tirta Raharja melakukan upaya untuk menyiasati penurunan kapasitas sumber air. Diduga hal ini erat kaitanya dengan dampak fenomena El Nino.
Teddy mengakui, ada masyarakat yang tinggal di daerah dengan kontur tanah yang tinggi akhirnya tidak bisa disuplai air melalui jaringan perpipaan. Di antara 40 persen dari 35.000 pelanggan yang terdampak, dia menyebutkan, jumlahnya sekitar 1.500 pelanggan.
“Sebagian pelanggan yang memang posisi rumahnya di atas, sehingga tidak menerima air, kami lakukan pola isolasi. Untuk pelanggan tersebut, kami lakukan pengiriman air melalui armada tangki. Tentu saja armada tangki dikirim gratis, yang dikoodinir oleh RT/RW setempat,” katanya.
Baca Juga:Kalangan Muda Peserta Pelatihan di BLK Sumedang Meningkat 90 Persen, Diharapkan Hasilkan Kualitas MaksimalKebakaran TPA Sarimukti Tak Kunjung Padam, 188 Truk Bermuatan Sampah Diintruksikan Kembali ke Kota Bandung dan Warga Diberi Imbauan
Tirta Raharja, imbuh dia, juga melakukan perbaikan-perbaikan dan efisiensi sistem produksi, distribusi, dan sistem pelayanan. Pola-pola operasi diubah agar efektif dan efisien, supaya pelayanan minimal kepada masyarakat tetap bisa diberikan.
“Kami memohon maaf kepada para pelanggan Perumda Air Minum Tirta Raharja atas ketidaknyamanan pelayanan kami, sebagai dampak dari fenomena El Nino ini. Selama menerima air melalui jaringan perpipaan, silahkan untuk menampung air secukupnya secara bijak,” katanya.
