Ahli Bedah AS Transplantasi Ginjal Babi ke Manusia dan Bertahan 32 Hari

transplantasi ginjal babi ke manusia
transplantasi ginjal babi ke manusia
0 Komentar

Banyak orang meninggal setelah menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkan ginjal yang cocok, sementara beberapa lainnya menjadi terlalu lemah untuk menjalani transplantasi. Sejumlah orang tidak pernah berhasil masuk dalam daftar tunggu. Lebih dari 808.000 warga Amerika hidup dengan penyakit ginjal tahap akhir, dan sekitar 69 persennya menjalani dialisis sementara sisanya menjalani transplantasi, sesuai dengan informasi dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases.

Mirip dengan hati, ginjal dapat diperoleh dari pendonatur yang telah meninggal maupun yang masih hidup, yang perlu dicocokkan dengan penerima berdasarkan ukuran dan kelayakan tertentu.

Kemajuan penting yang dilaporkan pada hari Rabu ini menyoroti kemampuan ginjal babi yang ditransplantasikan untuk memproduksi urine dan menghilangkan kreatinin, produk sampingan dari aktivitas otot yang bisa menjadi racun jika terakumulasi dalam tubuh manusia, seperti yang dijelaskan oleh Locke. Locke juga menyatakan bahwa penelitian di University of Alabama di Birmingham bisa saja berlangsung lebih lama, namun dihentikan untuk menghormati keluarga almarhum.

Baca Juga:Lady Nayoan Pilih Rujuk dengan Rendy Kjaernett, Rendy Sujud di Kaki Sang IstriViral Video Aremania Rusak Kursi Stadion I Wayan Dipta, Arema FC Segera Perbaiki

Robert Montgomery, yang memimpin prosedur transplantasi di NYU Langone dan juga menjadi direktur dari Institut Transplantasi Langone NYU, menekankan bahwa para peneliti saat ini sudah memiliki cukup data dari percobaan pada primata yang bukan manusia. Hal ini memberikan dasar untuk penelitian lebih lanjut terkait transplantasi ginjal babi ke manusia.

0 Komentar