Pemerintah Resmi Menetapkan 24 Juli Sebagai Hari Kebaya Nasional! Pesona Busana Nusantara yang Elegan

Pemerintah Resmi Menetapkan 24 Juli Hari Kebaya Nasional
Foto: indonesiabaik.id
0 Komentar

Tujuannya adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebaya, ada beberapa alasan tentang penetapan Hari Kebaya Nasional ini, diantaranya:

  • Kebaya sebagai aset budaya
  • Nilai sejarah ketika Presiden ke-1 RI Soekarno menghadiri Kongres Wanita Indonesia X Tahun 1950, dimana semua peserta yang hadir memakai kain kebaya
  • Hari kebaya Nasional bukan hari libur
  • Muncul sekitar abad ke-15 atau ke-16
  • Berasal dari kata “Abaya”, artinya jubah/pakaian
  • Melambangkan kesederhanaan, keanggunan, kelembutan, dan keteguhan perempuan Indonesia

Filosofi Kebaya:

  • Modelnya sederhana, dipakai dengan paduan bawahan jarik/kain panjang yang melambangkan sifat dan tampilan perempuan yang lemah gemulai
  • Lilitan kain yang ketat, membuat perempuan bergerak dengan lemah lembut dan kehalusan yang memiliki arti lembut dalam tutur kata, halus dalam bertindak
  • Potongan kebaya mengikuti bentuk tubuh/melekat yang dimana perempuan harus bisa selalu menyesuaikan diri dengan keadaan dan mandiri
  • Stagen atau ikat pinggang kebaya menyimbolkan usus yang panjang, dalam filosofi Jawa bermakna punya kesabaran yang tinggi

Kebaya adalah pakaian tradisional Indonesia yang memiliki ciri khas berupa atasan transparan yang dikenakan di atas kain melilit.

Baca Juga:Bijak dalam Menikmati Kue Kering! Tips untuk Menjalani Konsumsi yang SeimbangCara Mengatasi Sakit Tenggorokan dengan Obat Alami!

Keunikan kebaya terletak pada sentuhan artistik pada bagian atasan, yang sering dihiasi dengan sulaman indah, renda halus, atau kain songket yang bernilai seni tinggi.

Pesona kebaya tak hanya memancar dari desainnya, tetapi juga dari ragam kain yang digunakan, menciptakan harmoni antara keindahan dan kesopanan.

Tak heran jika kebaya memiliki beragam jenis yang mengagumkan. Salah satu yang paling terkenal adalah “kebaya encim” yang memiliki akar dari budaya Tionghoa-Indonesia.

Kebaya encim memiliki lengan pendek, dengan hiasan bordir yang anggun. Selanjutnya, “kebaya kutubaru” dari Jawa Tengah, memiliki ciri khas hiasan berupa kancing di bagian dada.

0 Komentar