JABAR EKSPRES – Keberhasilan Tika Panggabean, salah satu anggota vokal dari grup Project Pop, dalam menjalani gaya hidup dengan diet intermittent fasting telah menjadi sorotan.
Selain berhasil mengurangi berat badannya secara signifikan, metode diet intermittent fasting yang di kombinasikan dengan rutinitas olahraga selama bertahun-tahun tersebut juga telah membawa keberkahan bagi kesehatan tubuhnya.
Tika mengungkapkan, “Sudah sejak sekitar tahun 2013 atau 2014, aku mulai menerapkan diet intermittent fasting. Sementara dalam hal olahraga, aku selalu cenderung mengutamakan kardio seperti berenang dan berjalan.”
Baca Juga:Menjelajah Wisata Kuliner di Taman Saparua BandungVivo Y36 Gold Smartphone Terbaru yang Eksklusif dan Mewah, Berikut Harganya
Ternyata, puasa intermiten atau yang lebih di kenal dengan sebutan diet intermittent fasting merupakan pendekatan menarik untuk menurunkan berat badan.
Metode ini bisa dengan mudah di adaptasi dalam jadwal harian. Misalnya, mulai berpuasa pada pukul 07.00 malam hingga pukul 07.00 pagi.
Sebelum memasuki periode puasa, pastikan makan malam telah selesai. Pada saat puasa, minumlah air putih untuk menjaga hidrasi.
Selama periode ini, makanan tetap harus di hindari, termasuk camilan dan makanan berat.
Model 16:8
Model 16:8 mengajak untuk berpuasa selama 16 jam dan mengizinkan waktu makan selama 8 jam dalam sehari.
Ini bisa menjadi pilihan bagi mereka yang ingin tantangan lebih besar setelah mencoba metode 12 jam.
Misalnya, selesai makan malam pada pukul 08.00 malam dan menahan diri dari makan hingga pukul 12.00 siang keesokan harinya.
Baca Juga:Sirkuit Uji Praktik SIM C Tanpa Ujian Angka 8 dan Zig-zag, Lebih Mudah!Duel Antar Miliader di Panggung Internasional, Mark Zuckerberg vs Elon Musk, Siapa yang Akan Menang?
Pola 5:2
Pola ini melibatkan puasa selama dua hari dalam seminggu dan menjalani pola makan sehat dan seimbang di lima hari sisanya.
