AR mengungkap bahwa ia sering menjadi target bullying oleh MR dan teman-temannya.
“Pelaku menerangkan karena sakit hati kepada korban. Karena korban saat itu membully pelaku dan saat itu ada teman-temannya pelaku juga di situ. Dan memang pelaku dari dulu sering di-bully jadi bukan sekali dua kali.” kata Kompol Thomas Afrian.
5. Polisi Lakukan Pemeriksaan Intensif
Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap siswa AR terkait kasus ini.
Baca Juga:Berapa Lama El Nino 2023 Terjadi di Indonesia?Cara Kunci Motor Biar Aman dari Para Pencuri
Mereka sedang mendalami dan mengumpulkan informasi lebih lanjut terkait penganiayaan tersebut.
Dan kini, pihak berwenang sedang berusaha untuk menyelidiki dan mengatasi permasalahan ini dengan tepat.
