JABAR EKSPRES – Penataan kawasan Jalan Ganesha oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mendapat dukungan dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Melalui Direktorat Pengembangan, ITB Kampus Ganesha berusaha untuk melakukan pengintegrasian kawasan tersebut dengan menyiapkan beragam dokumen visioning dan masterplan.
Sebelumnya, Pemkot Bandung dan ITB telah melakukan pembahasan mengenai desain trotoar dan penampungan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Ganesha dan Jalan Gelap Nyawang.
Baca Juga:Omzet Tembus Rp5 Juta Per Hari, Penjual Bendera Ini Betah Berjualan di Sumedang8 Kasus Sabu dan Ganja Berhasil Diungkap Polresta Cirebon saat Operasi Antik Lodaya 2023
Berdasarkan hasil kunjungan Plh Wali Kota Bandung, Ema Sumarna, beserta jajarannya beberapa waktu lalu, ada beberapa interface milik Pemkot Bandung dengan tanah ITB yang akan direvitalisasi. Kawasan tersebut meliputi Masjid Salman, Gedung Yankes, Taman Ganesha, area sekitar koridor Jalan Gelap Nyawang dan Jalan Skanda.
“Implementasi penataan kawasan Ganesha dengan pendanaan dari NPHD Pemprov Jawa Barat adalah perapihan area di sisi utara Jalan Ganesa (area sekitar gerbang timur dan barat Kampus ITB di Jalan Ganesa),” tulis Direktorat Pengembangan ITB, dilansir dari ITB.
Nantinya, penataan kawasan di area gerbang utama ITB nantinya akan menggunakan detention swale serta sumur resapan di sepanjang jalur pedestrian. Hal ini akan membuat gerbang utama ITB Kampus Ganehsa menjadi ramah terhadap pejalan kaki.
Dengan jalur pedestrian yang besar di area gebang utama, diharapkan dapat menjadi tempat interaksi sosial. Selain itu, ITB juga akan menyediakan jalur khusus untuk difabel.
ITB berharap, dengan penataan kembali kawasan Jalan Ganesha ini dapat menjadi pengembangan dan kebermanfaatan ruang hijau di Kota Bandung. (*)
