“Demonstrasi saya akan berlangsung pada hari pertama Idul Adha. Demonstrasi saya akan dilakukan di depan masjid besar di Stockholm di mana saya akan membakar Al-Qur’an,” katanya dalam sebuah video sebelum pembakaran, dikutip dari Shafaq.com.
Alasan kenapa Swedia mengizinkan aksi kebencian ini karena itu merupakan bagian dari kebebasan berekspresi.
Pihak kepolisian Swedia menilai aksi pembakaran Al-Qur’an tersebut sebagai ‘acara publik’.
Baca Juga:Rekomendasi Tempat Wisata yang Sedang Hits di Cianjur Saat Ini, Berikan Pengalaman Berlibur yang Memuaskan!Makna Lagu “A Sky Full of Stars” Karya Coldplay, Lagu Tentang Cinta dan Impian yang Menembus Batas!
“Aturan dasarnya adalah bahwa permohonan izin untuk mengadakan acara publik harus diterima secara umum.” kata Helena Boström Thomas, juru bicara kepolisian Swedia, dikutip dari The Local.
Dengan kata lain, pihak kepolisian Swedia menganggap aksi provokatif ini tidak melanggar konstitusi Swedia.
