Di tempat yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Dinkes Jabar, Vini Adiani Dewi berharap aplikasi ini dapat mengedukasi para remaja guna membiasakan membaca informasi gizi pada makanan.
Selain bisa melihat kandungan nutrisi, masyarakat juga, menurut Vini, bisa ikut melaporkan kandungan nutrisi makanan khususnya dalam kemasan.
“Kan ada ribuan, jadi di setiap ada tambahan bisa ditambahkan nanti dibantu oleh tim nanti akan terlihat isi kandungannya apa. Jadi karena semuanya masuk, jadi teman-teman bisa membantu kami dengan memasukkan nomor kode batangnya. Nanti kami bantu untuk memasukkan,” pungkasnya
