Dari segi dimensi, C-HR terbaru memiliki panjang 4.360 mm, lebar 1.830 mm, dan tinggi antara 1.558 hingga 1.564 mm (tergantung varian), menjadikannya 35 mm lebih lebar dari model sebelumnya.
Jarak sumbu roda tetap sama, yaitu 2.640 mm, dan mobil ini di bangun di atas Toyota New Global Architecture (TNGA).
Pada peluncurannya, C-HR hadir dengan dua model spesial Premiere Edition, yaitu GR Sport Premiere Edition yang menambahkan detail styling GR. Dan High Premiere Edition yang memiliki eksterior dua warna, head-up display, dan atap panoramic.
Baca Juga:5 Makanan Nikmat ini Diyakini Bisa Atasi Perut BuncitReview Spesifikasi dan Harga Poco X5 Pro 5G di Indonesia
Di Eropa, C-HR akan di tawarkan dengan varian powertrain elektrifikasi, termasuk dua varian hybrid.
Varian Toyota C-HR
Varian pertama menggunakan mesin bensin empat silinder 1,8 liter dengan tenaga 98 PS (97 hp atau 72 kW pada 5.200 rpm dan torsi 142 Nm pada 3.600 rpm.
Pilihan lainnya adalah varian C-HR Hybrid dengan mesin 2.0 liter dan penggerak semua roda (sistem E-Four Toyota).
Varian ini di lengkapi dengan mobil listrik belakang yang menghasilkan tenaga 41 PS (40 hp atau 30 kW) dan torsi 84 Nm.
Output sistem akhir meningkat menjadi 196 hp. Kedua varian hybrid ini menggunakan baterai lithium-ion dengan kapasitas energi 4,08 Ah.
Selain itu, Toyota juga menyediakan varian C-HR dengan powertrain plug-in hybrid (PHEV).
Varian PHEV ini menggabungkan mesin bensin 2.0 liter yang menghasilkan total tenaga 223 hp (220 PS) dan mampu mencapai kecepatan 0-62 mph (0-100 km/jam) dalam 7,3 detik.
Baca Juga:6 Pilihan Sepeda Motor Matic Terbaru Tahun 2023 di IndonesiaLakukan 7 Rutinitas ini di Pagi Hari Bagi yang Sedang Diet, Dijamin Cepat Kurus
Toyota mengklaim C-HR PHEV ini memiliki jarak tempuh listrik sejauh 41 mil (66 km).
Dengan desain yang radikal, teknologi canggih, dan pilihan powertrain yang elektrifikasi, Toyota C-HR generasi kedua menawarkan kombinasi yang menarik bagi konsumen yang mencari mobil crossover yang stylish dan ramah lingkungan.
