JABAR EKSPRES – Perbandingan spesifikasi antara kapal selam yang baru saja meledak yaitu Titan Oceangate vs kapal selam Deepsea Challenger telah menjadi perbincangan di internet.
Penyebab ledakan tersebut di duga adalah tekanan yang terlalu tinggi di bawah laut.
Sir James Burnell-Nugent, mantan Komandan-in-Chief Fleet Royal Navy, mengatakan bahwa lingkungan di dasar laut sangat tidak ramah dan temuan puing-puing kapal selam sesuai dengan ledakan yang dahsyat.
Baca Juga:Begini Cara Mudah Bikin Foto Mirip Artis Korea lewat Aplikasi Snow AIBMW M4 Competition Convertible M xDrive Resmi Rilis di Indonesia, Dibanderol Rp 2,6 Miliar
“Ini ada lingkungan yang sangat tak kenal ampun (ekstrem) di bawah sana di dasar laut dan puing-puing (kapal selam yang di temukan) konsisten dengan ledakan kapal yang dahsyat,” kata Mantan Komandan-in-Chief Fleet Royal Navy Laksamana Madya Sir James Burnell-Nugent di lansir CNN.
Menurut Popular Mechanics, hanya sedikit kapal selam di dunia yang mampu menyelam ke kedalaman ekstrem di lautan.
Namun, kapal selam Titan merupakan pengecualian. Kapal selam Titan menggunakan bahan ringan dan fitur yang jarang di temukan pada kapal selam lainnya.
Namun, muncul pertanyaan apakah Oceangate, sebagai pemilik kapal selam, mengorbankan faktor keamanan demi mendapatkan keuntungan dari kepopuleran wisata bawah laut.
Titan di bangun menggunakan serat karbon dan titanium yang tidak biasa agar dapat menyelam ke kedalaman di mana bangkai kapal Titanic berada, yaitu 3800 meter di Samudra Atlantik.
OceanGate mengklaim bahwa Titan adalah satu-satunya kapal selam serat karbon di dunia yang mampu menyelam hingga kedalaman 4.000 meter dengan lima orang di dalamnya.
Titanium di pilih sebagai bahan pembuatan kapal selam karena kekuatannya yang ringan.
