JABAR EKSPRES – Polresta Bandung terus mencari pemeran video asusila di kebun teh Ciwidey yang sempat viral beberap waktu lalu.
Video asusila di kebun teh Ciwidey yang diduga dibuat di Kawasan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat itu mulai viral pada 3 Mei 2023.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengaku, sejak video tersebut viral, pihaknya terus memonitor keberadaan perempuan yang ada ada di video atau pelaku.
Baca Juga:Selama Libur Lebaran 2023, 600 Ribu Lebih Wisatawan Kunjungi Objek Wisata di JabarMau Tahu Cara Mendapatkan Uang dari TikTok? Baca Artikel Ini!!
“Kami sudah memonitor sejak dua hari ini,” ungkap Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo saat dihunbungi, Jumat (5/5).
Kuswor menjelaskan, dalam video viral asusila di kebun teh Ciwidey tersebut tampak seorang perempuan bercadar melakukan perbuatan asusila.
”Video tidak senonoh itu kemudian diviralkan,” jelasnya.
Menurutnya, tidak hanya perempuan bercadar yang ada di video, pihaknya pun terus mencari siapa saja yang menyebarkan video viral tersebut.
”Kami sudah melangkah dari penyebar terakhir sudah kami runtut sampai dengan ke si pelaku,” katanya.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menyebut, sejauh ini pihaknya sudah melakukan dua tahap penelusuran hingga sampai kepada masyarakat.
”Kami masih telusuri siapa yang melakukan perbuatan tersebut dan siapa yang pertama kali menyebarkan,” ungkapnya.
Kusworo juga mengaku sudah memeriksa dua orang terkait video viral asusila di kebun teh Ciwidey tersebut.
Baca Juga:Momen Liburan Berkahir, Lembang Mulai Sepi Ditinggalkan WisatawanBandung Raya Memasuki Musim Kemarau, Ini Beberapa Dampak yang Bakal Terjadi Menurut BMKG!!
”Kedua orang itu berada di luar Kabupaten Bandung. Tepatnya di cianjur,” ungkapnya.
Adapun terkait lokasi sendiri, Kusworo menyebut memang berada di kawasan kebun teh Ciwidey dan tepatnya berada di kawasan Rancabali, Kabupaten Bandung.
”Sementara bisa kami pastikan sebelah pihak dari kami bahwa itu lokasinya di Ciwidey,” terangnya.
Namun, lanjutnya, jika menyentuh siapa pembuat video, Kusworo mengaku masih melakukan penelusuran dan melakukan kroscek lokasi.
”Sementara kami cek manual, kami datang ke lokasi, memastikan bahwa lokasi video tersebut adalah lokasi di Kabupaten Bandung, tepatnya di Kecamatan Rancabali,” pungkasnya. (mg4/ziz)
