Omset Penjual Oleh-Oleh Di Pasar Baru Bandung Tidak Naik Signifikan Jelang Lebaran 2023

Pasar Baru Bandung
Pedagang oleh-oleh di Pasar Baru Bandung tidak meraup omset yang signifikan (Foto: Istimewa)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pasar Baru merupakan salah satu pusat perbelanjaan tersohor yang dimiliki oleh Kota Bandung. Di sini banyak yang menjual berbagai dagangan, mulai dari pakaian, pecah belah, hingga oleh-oleh khas Bandung.

Menjelang lebaran 2023, banyak pembeli yang mulai menyerbu kawasan perbelanjaan tersebut. Mulai mencari pakaian untuk lebaran hingga oleh-oleh.

Pia, salah satu pedagang oleh-oleh khas Bandung di Kawasan Pasar Baru Bandung menutur bahwasanya lebaran kali ini tidak menghasilkan omset yang cukup signifikan. Bahkan lebih banyak pembeli di saat hari biasa dibandingkan dengan jelang lebaran ini.

Baca Juga:Pasar Baru Bandung Masih Diserbu Pembeli Jelang Lebaran 2023Rekayasa Lalu Lintas One Way Di Tol KM 70 Cikampek Utara Hingga KM 414 Kalikangkung Diperpanjang

“Omset yang dihasilkan untuk jelang lebaran kali ini tidak cukup besar. Jika dibandingkan dengan hari biasa, maka omset penjualan hari biasa lebih tinggi dibanding saat ini,” jelas Pia.

Dia juga menerangkan jika penjual oleh-oleh di area Pasar Baru Bandung bukan hanya dirinya saja. Selain itu, rata-rata barang yang dijual pun sama.

“Omset penjualan tidak naik di hari jelang lebaran kali ini bisa saja karena orang-orang mencari oleh-oleh di tempat lain dan yang lebih dekat dengan tempat tinggal mereka. Selain itu, barang yang kami jual di sini (Pasar Baru Bandung) rata-rata juga sama,” ungkap pemilik toko Nusa Sari tersebut.

Dengan banyaknya makanan yang dijual di toko Nusa Sari tersebut, ternyata baso goreng atau basreng merupakan makanan terfavorit yang paling banyak dicari oleh pembeli.

“Dari sekian banyak makanan yang dijual di sini, basreng merupakan yang terfavorit untuk toko kami,” kata Pia.

Dengan kenaikan beberapa bahan pokok jelang lebaran, memberikan dampak juga untuk para penjual oleh-oleh Pasar Baru Bandung tersebut. Tetapi, mereka bakal menaikkan harga tergantung dari penyuplai barang dagangan mereka.

“Untuk saat ini, saya menaikkan harga sebesar 5000 rupiah dari normalnya. Ini juga dampak dari pihak penyuplai yang menaikkan harga. Jika tidak dinaikkan, maka saya akan rugi” tutup pedagang oleh-oleh kawasan Pasar Baru Bandung tersebut.

0 Komentar