Anggaran Pembangunan Infrastruktur Air Kurang? Pemerintah Rumuskan Skema Pembiayaan dengan Swasta

Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herry Trisaputra Zuna (kiri), Rektor ITB Reini Djuhraeni Wirahadikusumah (dua dari kiri) dan Sekda Prov Jabar Setiawan Wangsaatmaja saat di workshop rangkaian world water forum 2024. Hendrik Muchlison/Jabar Ekspres.
Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herry Trisaputra Zuna (kiri), Rektor ITB Reini Djuhraeni Wirahadikusumah (dua dari kiri) dan Sekda Prov Jabar Setiawan Wangsaatmaja saat di workshop rangkaian world water forum 2024. Hendrik Muchlison/Jabar Ekspres.
0 Komentar

Proyek lainnya adalah SPAM Regional Sinumbra. Proyek itu dilaksanakan menggunakan skema KPBU unsolicited.

“Proyek untuk pasokan air wilayah Bandung Selatan itu sudah feasibility study (FS), tinggal lelang,” jelasnya.

Setiawan menambahkan, Jawa Barat sendiri tentunya jadi ladang potensial untuk pilot project aplikasi kerja sama pembiayaan itu. Dari jumlah penduduk, Jabar juga cukup besar. Capaian akses perpipaan juga masih belum maksimal.

Baca Juga:Stasiun Bojonggede Akan Punya Underpass, Sky Brige Tak Cukup Atasi Kemacetan?Cara Buat Watermark Pada Scan KTP, Lakukan Langkah Ini Untuk Hindari Penyalahgunaan

“Blended finance ini jadi kunci untuk tuntaskan akses perpipaan,” pungkasnya.(mg4)

0 Komentar