Jika dibadingkan dengan negara-negara lain, kendaraan listrik di Indonesia memiliki selisih yang cukup besar.
Jsalah satu contohnya adalah kendaraan keluaran pabrikan Korea Hyundai dengan mobil litrik jenis Kona.
Di pasaran Eropa harga mobil listrik jenis Hyundai Kona dijual dengan harga Rp 450 juta. Sedangkan di negaranya sendiri Kona dijual Rp 350 juta dan Australia Rp 500 juta
Baca Juga:Pinjaman JICA Sudah Capai Rp 63 Triliun, Ini Peruntukannya!Simak Faktor Pendorong Keberlanjutan Kinerja Impresif BRI
‘’Nah di Indonesia Hyundai Kona itu dijual Rp 698 juta,’’ cetus Hery.
Selain itu pabrikan mobil listrik asal China harganya sekitar Rp 85 sampai denga Rp 90 juta. Namun di Indonesia dijual dengan harga sangat tinggi dikisaran Rp 300 juta an.
Untuk itu, unbtuk rencana pemberian insentif, pemerintah harus meakukan penyesuaian harga pasar. Mengingat mayarakat di Indonesia di dominasi oleh kalangan ekonomi menengah.
‘’Jadi jika nanti insentif ini tidask disesuaikan dengan harga pasar maka minat masyarakat masih enggan untuk membeli kendaraan listrik,’’pungkas Hery. (yan)
