Forkopimda Pastikan Stok Sembako di Kota Bogor Aman

Forkopimda Pastikan Stok Sembako di Kota Bogor Aman
Wali Kota Bogor Bima Arya bersama Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso beserta unsur Forkopimda lainnya saat melakukan sidak ke distributor minyak curah di Tanah Sareal, Rabu (15/2). (Yudha Prananda / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAREKSPRES.COM, BOGOR – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke distributor minyak goreng dan pasar tradisional pada Rabu, 15 Februari 2023. Hal itu dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok kebutuhan sembako di Kota Bogor aman terkendali.

Rombongan yang dipimpin Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso dan Wali Kota Bogor Bima Arya itu menyasar ke dua lokasi. Yakni, distributor minyak curah di wilayah Kecamatan Tanah Sareal dan Pasar Bogor, Kecamatan Bogor Tengah.

“Pada siang hari ini kita dari Forkopimda Kota Bogor melakukan pengecekan terhadap persediaan dari minyak goreng, kemudian beras dan cabai,” kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso saat dijumpai di Pasar Bogor.

Baca Juga:Dewan Minta BKAD Amankan Aset Pemkot BogorLana Del Rey Rilis Lagu Baru ‘A&W’ Menjelang Album Barunya

Dalam operasi sidak tersebut, pihaknya mencatat bahwasanya ketersediaan minyak curah hingga minyak premium terbilang aman untuk mencukupi kebutuhan warga di wilayah Kota Bogor.

“Namun untuk minyak goreng jenis Minyakita persediaannya masih terbatas. Tapi sudah kami pastikan, nanti sore ini akan kembali datang dan juga dalam beberapa hari kedepan,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, pihaknya menyoroti melonjaknya harga bahan pangan pada beragam jenis komoditi cabai. Namun, untuk harga-harga komoditas lainnya seperti kedelai, tahu dan tempe masih relatif terkendali.

Bismo mengimbau kepada para pedagang agar tak melakukan kecurangan dalam mematok harga, terlebih jika terindikasi atau nekat melakukan penimbunan.

“Jadi bagi siapapun yang menimbun ya, kemudian dia mempackaging ulang, kemudian mengoplos itu adalah tindak pidana dan kita akan segera untuk melakukan penindakan,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya menambahkan, sebetulnya keberadaan Minyakita pada sejumlah pasar tradisional di Kota Bogor masih relatif aman.

Namun, karena minyak goreng subsidi tersebut diminati masyarakat, sehingga berdampak pada ketersediaannya yang terus menipis.

Baca Juga:Jadwal Bioskop Ant-Man and The Wasp: Quantumania Hari Ini 15 Februari Wilayah JakartaPengemudi Toyota Fortuner Mengamuk, Inilah Sosoknya

Menyikapi hal itu, dirinya mengaku sudah melaporkan langsung ke Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan. Saat ini, kata dia, pemerintah pusat sedang memproduksi lebih banyak Minyakita untuk didistribusikan ke seluruh Indonesia.

“Ya, sedang produksi, nanti sebentar lagi membanjiri pasar. Jadi jangan khawatir. Kami cek juga stok sembako di Pasar Bogor tadi, relatif masih terkendali harga-harga sembako,” terangnya.

0 Komentar