Ada juga bentuk paksaan dan perintah yang digunakan untuk memuaskan nafsu bejatnya.
“Tersangka mengunci pintu setelah mengancam tidak bisa keluar rumah jika kami tidak mau,” kata Asi. Jadi mereka merasa jika terjebak dan takut,” lanjutnya.
Paksaan lain yang dilakukannya adalah mengancam akan menaikkan tagihan yang harus dibayar anak-anak yang bermain PS dirumahnya.
Baca Juga:Cuma Dengerin Lagu Kesukaan Dapat Saldo DANA Rp270.000, Gratis!No Deposit! Saldo DANA Rp150.000 Langsung Cair Secara Gratis, Cek Disini!
“Lantas kalau mainnya berlebihan, maka berlipat ganda uangnya, jadi makanya anak-anak juga merasa takutkan karena dikurung ditaruh di kamar, makanya mereka akhirnya melakukan,” jelasnya. (rka)
