Akhir Tahun ini Jembatan Darul Qur’an Kota Bogor Kembali Bisa Dilintasi

Akhir Tahun ini Jembatan Darul Qur'an Kota Bogor Kembali Bisa Dilintasi
PERLU PERBAIKAN: Kondisi sayap jembatan yang berada di Jalan KH Tb. M Falak (Darul Qur'an), Kota Bogor, pasca digerus longsor pada 11 Oktober 2022 silam. (Foto: Yudha Prananda/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Jabarekspres.com –Dinas Pengerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor memastikan perbaikan ruas jembatan di Jalan KH Tb. M. Falak (Darul Qur’an) dipercepat dan akan selesai pada akhir Desember 2022 mendatang.

Diketahui, saat sayap jembatan yang berlokasi di Kelurahan Menteng, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor itu tergerus longsor sejak 11 Oktober 2022 silam, akses jembatan penghubung antara Jalan Semeru dengan Jalan Raya Loji-Gunungbatu tersebut menjadi lumpuh lantaran dilakukan penutupan total.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi menyebut, proses pengerjaan sheet pile (tiang pancang) dan proses pemadatan pada titik amblasnya jembatan tersebut hampir selesai.

Baca Juga:Akibat Perang Dengan Pihak Ketiga Hotel Sayaga TerabaikanTerminal Cicaheum Siapkan 103 Bus sebagai Armada Tambahan

Dengan begitu, pihaknya memastikan arus lalu lintas di Jalan KH Tb. M. Falak dapat kembali dioperasikan, sehingga dapat dilintasi kendaraan.

Dia menjelaskan, pada pekan lalu proses pengerjaan sudah memasuki tahap pengecoran pelat injak setelah itu mulai pengerjaan finishing pada jalan di ruas jembatan tersebut.

”Mudah-mudahan akhir tahun ini bisa dimanfaatkan untuk fungsional kembali akses dari jalan TB falak,” ungkapnya kepada wartawan dikutip Kamis, 22 Desember 2022.

Selain itu, tambah dia, untuk memastikan dan mengantisipasi hal serupa pihaknya juga melakukan perbaikan pada hulu saluran Sungai Cidepit dengan normalisasi seperti membangun tanggul.

Karena menurutnya, material sedimen di aliran sungai Cidepit itu cukup tinggi. Sehingga menyebabkan aliran air sering melimpah ke badan jalan yang mengakibatkan tebingan sayap jembatan dan terjadinya longsor.

”Pengerjaan normalisasi Cidepit sangat penting, DPUPR akan secara rutin melakukan koordinasi dengan balai dan akan mengusulkan anggaran untuk perbaikan normalisasi,” sebutnya.

InsyaAllah dua lajur akan dibuka kembali dalam waktu dekat. Ternyata rencana lebih cepat dari prediksi,” imbuhnya.

Baca Juga:Politisi PAN Ingatkan Pemerintah Waspadai Resesi Akibat PHK MasalDishub Jabar Siagakan 4.559 Personel untuk Pengamanan Libur Nataru

Sekedar informasi, untuk kembali membangun jembatan yang sangat aktif dilalui masyarakat itu menelan biaya senilai Rp4,6 miliar, bersumber dari anggaran biaya tidak terduga (BTT). (yud)

0 Komentar