BNPT Ungkap Motif Pelaku Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar

Jabarekspres – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkapkan, pelaku bom bunuh diri yang meledakan diri di Mapolsek Astana Anyar merupakan jaringan teroris yang sudah memiliki niat terencana.

Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT, Irjen Pol. Ibnu Suhaendra mengunkapkan, pelaku merupakan residivis yang pernah melakukan aksi teror bom panci di Kecamatan Cicendo Kota Bandung.

Teroris ini memiliki doktrin melakukan aksi bom bunuh diri, yaitu rasa kebencian terhadap pemerintah dan petugas kepolisian.

Sikap ini kemudian diwujudkan dengan aksi bom bunuh diri dengan tujuan yang menganggap aksi itu adalah tindakan Jihad.

Dilihat dari karakternya, teroris ini melakukan aksi yang sama dari tindakan-tindakan teror yang pernah terjadi di berbagai daerah. Yaitu menyerang petugas polisi atau markas kepolisian.

Pelaku ini sudah melakukan perencanaan untuk aksi bom bunuh diri dengan sebelumnya melakukan survei kelokasi target.

“Sasarannya adalah Mako (markas Komando) Polres atau Polda. Jadi ini dilihat dari motif yang mau menyerang aparat kepolisian,” ujarnya di Polrestabes Bandung, Kamis (8/12).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *