Ketika Doa dan Mimpi Menjadi Kenyataan

Editor:

Figur idaman dan meniru contoh perlu kita lakukan dalam merealisasikan sebuah mimpi, yaitu memiliki figure pemimpin yang kesuksesannya dapat kita serap sehingga kelak mampu menjadikan kita seorang pemimpin yang lebih baik lagi. Pemimpin yang mengutamakan kepentingan yang lebih besar dibanding kepentingan orang per orang. Pemimpin yang merekomendasi bawahannya karena berdasarkan pada penilaian yang objektif akan kemampuan dari setiap bawahannya.

Beberapa kebijakan dari pemimpin kita mungkin tidak sesuai dengan kata hati, tetapi tetap bersikap positif dalam berpikir karena tidak sedikit pemikiran dari pemimpin yang bermanfaat dan baik untuk kita.

Keberanian, dan kerja keras dari seorang pemimpin dalam mengambil resiko dalam setiap kebijakan dan keputusannya yang cukup mengagumkan menjadi salah satu terjemahan yang baik dari sebuah arti kata pemimpin.

Kelulusan saya menjadi Calon kepala sekolah bagi saya merupakan sebuah pelajaran yang cukup berarti. Setiap ucapan yang kita ucapkan harus dapat kita pertanggungjawabkan dengan baik. Jangan asal berbicara tanpa kita sadari maksud dari ucapan kita. Karena pada akhirnya ucapan kita adalah doa untuk kita sendiri karena ucapan akan kembali pada pengucapnya.

“Tidaklah seorang muslim mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan dia, melainkan malaikat akan berkata, ‘dan untukmu juga’.” (HR. Muslim)

Maka dari itu mari kita ucapkan kata-kata positif yang ke luar dari mulut kita agar semuanya menjadi do’a untuk hidup kita. Selain itu, kita juga harus membiasakan membuat mimpi, menuliskan mimpi kita. Karena mimpi pada dasarnya adalah jembatan menuju kesuksesan kita.

Bentuklah mimpi tertinggi kita, ucapkan dengan keyakinan yang penuh agar menjadi doa dan akhirnya menjadi kenyataan. Seperti hari yang tidak terasa bergeser dari pagi, siang, dan sore. Kita lewati waktu sebaik-baiknya hingga malam pun datang.

Untuk itu, izinkanlah jiwa dan pikiran menginginkan dirinya untuk berisitirahat agar esok hari terjalani dengan cerita baru.  Maka saat ini izinkanlah saya memulai menuliskan mimpi baru yang diawali dengan sebuah doa dan harapan agar perjuangan menjadi kepala sekolah lebih bermakna, dan usaha yang dikerjakan menjadi lebih bermanfaat.

Di dalam hati ini akan tertulis, semoga kita dapat bertemu di catatan lain di waktu yang berbeda. Terima kasih.

 

 Penulis adalah Calon Kepala Sekolah SMP Kab. Bandung Barat.

Saat ini menjabat sebagai guru dan wakasek kesiswaan di SMP 1 Cisarua Kab. Bandung Barat.

 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *