Presiden Ukraina Tidak Akan Hadiri G20 Jika Ada Vladimir Putin, Indonesia Kekeh Undang Rusia Sih

Presiden Ukraina Tidak Akan Hadiri G20 Jika Ada Vladimir Putin, Indonesia Kekeh Undang Rusia Sih
Presiden RI Joko Widodo (kiri) dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat menyampaikan pernyataan pers bersama usai pertemuan kedua pemimpin di Istana Maryinsky, Kyiv, Ukraina, Rabu (29-6-2022). ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/am.
0 Komentar

JabarEkspres.com – Presiden Ukraina tidak akan hadiri G20 seandainya Indonesia tetap mengizinkan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk hadir.

Perang antara Ukraina dan Rusia memang hingga sekarang belum selesai. Rusia masih terus menggempur Ukraina.

Oleh karena itu, Presiden Ukraina tidak akan hadiri G20 yang akan digelar di Bali nanti.

Baca Juga:Usung Ridwan Kamil Jadi Capres 2024, GNIJ Perkuat Konsolidasi dengan Simpul se-IndonesiaDPRD Kota Bogor Tak Restui Taman Manunggal Dikelola Pihak Swasta

“Posisi saya, dan posisi Ukraina, adalah jika pemimpin Rusia (Putin) berpartisipasi (di perhelatan G20), maka Ukraina tidak akan (hadir),” kata Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, dikutip oleh Jabar Ekspres dari The Kyiv Independent, Kamis, 3 November 2022.

Situasi panas antara Kyiv dan Kremlin tentu menjadi penyebab utama kenapa Presiden Ukraina menolak hadir dalam perkumpulan G20.

Sebagai tuan rumah pertemuan perhimpunan G20, Indonesia berharap bahwa pimpinan kedua negara yang tengah bergelut perang itu untuk hadir.

Akan tetapi, negara-negara pendukung Ukraina, Inggris salah satunya, menyebut bahwa kehadiran Rusia di G20 sangat tidak layak.

Inggris secara terang-terangan menyebut bahwa Rusia tidak mempunyai “hak moral” dalam pertemuan G20 di Bali pada 15 November 2022, dikutip dari The Kyiv Independent.

Hal tersebut membuat posisi Indonesia sebagai negara tuan rumah jadi terjepit keadaan.

“Saya bisa katakan bahwa presidensi Indonesia sekarang ini merupakan presidensi yang paling pelik dari semua pertemuan G20 karena permaslahan geopolitik, ekonomi, dll,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dikutip oleh Jabar Ekspres dari Reuters, Kamis, 3 November 2022.

Baca Juga:Polisi Menangkap Pelaku Perdagangan Hewan Dilindungi, Lakukan Transaksi Owa Jawa di FacebookWebsite Penghasil Saldo DANA Gratis Rp280 Ribu, Bisa Cair Tiap Hari, Ayo Coba Sekarang!

Di sisi lain, Rusia sendiri membuka peluang cukup besar untuk menghadiri pertemuan kumpulan 20 negara ekonomi besar di dunia itu.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengaku senang bahwa Indonesia tetap memberikan peluang bagi Rusia untuk ikut andil dalam pertemuan.

“Kami akan memikirkan bagaimana kami me-manage-nya (pertemuan G20). Rusia akan mengambil peran besar dalam pertemuan tersebut. Mungkin, saya akan hadir juga, namun saya akan memikirkannya,” kata Vladimir Putin, dikutip oleh Jabar Ekspres dari TASS, Jumat, 28 Oktober 2022.

0 Komentar