3. Membaca Surat Al Kahfi
Dalam hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh sahabat-sahabatnya, pembaca Surat Al Kahfi sebagai salah satu amalan ibadah di malam Jumat mendapatkan beberapa keutamaan.
Diantaranya adalah diampuni semua dosa di antara dua Jumat, diberi ketenangan hati diantara dua Jumat, dan disinari cahaya telapak kakinya hingga ke langit kelak di hari kiamat.
Hal ini disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar,
“Dari Ibnu Umar yang mengatakan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda: Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, maka timbullah cahaya baginya dari telapak kakinya hingga ke langit yang memberikan sinar baginya kelak di hari kiamat, dan diampunilah baginya semua dosa di antara dua hari Jumat.”
4. Membaca Surat Al Ikhlas
Baca Juga:KNPI Jabar dan Nibraska Persiapkan Piala Gubernur Jawa Barat Grasstrack 2022Protes Jalan Rusak, Warga Desa Tanjungjaya dan Mekarjaya Tidak Akan Ikut Pilkada
Amalan malam Jumat selanjutnya yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah membaca Surat Al Ikhlas.
قُلۡ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌ
اَللّٰهُ الصَّمَدُ
لَمۡ يَلِدۡ ۙ وَلَمۡ يُوۡلَدۡ
وَلَمۡ يَكُنۡ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ
Menurut Imam Al Ghazali, bagi orang yang kurang fasih membaca Alquran terutama pada surat-surat panjang, dianjurkan membaca surat-surat pendek, seperti QS Al Ikhlas pada malam Jumat.
5. Sholat Mutlak
Selain membaca surat-surat Al Quran dan bersholawat, amalan malam Jumat yang bisa dilakukan adalah Sholat Mutlak. Sholat mutlak adalah sholat yang bebas dikerjakan kapanpun kecuali pada waktu-waktu yang terlarang.
Jabir berkata bahwa Rasulullah Saw bersabda; Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam Jumat antara Maghrib dan Isya’ sebanyak dua belas rakaat, pada masing-masing rakaat membaca surah Al-Fatihah sekali, qul huwallahu ahad sebanyak sebelas kali, maka dia seakan-akan telah beribadah kepada Allah selama dua belas tahun dengan berpuasa di siang hari dan melakukan qiyamul lail pada malam harinya.
6. Berdzikir membaca Tahlil, Tasbih, Takbir, dan Tahmid
Amalan malam Jumat selanjutnya yakni dzikir dengan empat kalimat tahlil, tasbih, takbir, tahmid, dan hauqolah.
Amirul Mu’minin Usman ibnu Affan ketika ditanya mengenai makna al-baqiyah ash shalihat ini, maka ia menjawab bahwa hal itu adalah ucapan:
Laa ilaaha illallah, Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar dan La haula wa laa quwwata illa billah.
