Basmi Hama, Guru Besar IPB University Dorong Mikroba Buatan Indonesia jadi Mandiri Pangan

Basmi Hama, Guru Besar IPB University Dorong Mikroba Buatan Indonesia jadi Mandiri Pangan
Guru Besar Ilmu Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian IPB University, Prof. Suryo Wiyono.-- Yudha Prananda / Istimewa
0 Komentar

Selain itu, kata dia, penggunaan mikroba juga dapat mengurangi dosis pupuk sintetik dengan cara meningkatkan ketersediaan hara tanah, efisiensi penyerapan hara oleh tanaman, dan mengurangi kehilangan hara.

Suryo menilai, hal ini sangat penting di tengah sulitnya memproduksi pupuk karena bahan baku yang tergantung negara lain, juga penting untuk membantu petani yang makin sulit mendapatkan pupuk.

“Selain itu juga penting untuk mengurangi larinya uang negara ke negara lain. Pada tahun 2021 saja sebesar 2,12 milyar USD uang dibelanjakan ke negara lain untuk 8,1 juta ton bahan baku pupuk,” terangnya.

Baca Juga:Viral Ustazah di Jaksel Meninggal Dunia saat Pimpin Baca AlquranUsai Tuduh Said Fikriansyah Sebagai Bjorka, Akun Volt Anonym Hilang

Untuk menjawab tantangan yang ada, ia berpendapat, bioprospeksi mikrob merupakan komponen fundamental dalam mengembangkan pertanian yang modern, berproduksi tinggi, adaptif, dan berkelanjutan dengan bertumpu pada pemanfaatan sumberdaya hayati nasional.

Dirinya menegaskan, ancaman krisis pangan harus dijawab dan dimulai dengan penguatan produksi. Penggunaan mikroba pada perlindungan dan juga produksi tanaman menjadi salah satu cara yang penting. Dari banyak percobaan yang dilakukan masalah hama, penyakit dan cekaman abiotik tersebut dapat dijawab dengan teknologi mikroba.

“Kita wajib memperjuangkan ketahanan, kemandirian dan kedaulatan pangan. Pemanfaatan sumber daya hayati nasional berupa mikroba adalah salah satu cara mewujudkannya. Sudah saatnya kita meningkatkan produksi pertanian dengan lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan, tidak lagi ditergantung pada input kimia yang sebagian besar impor,” tukasnya.*(YUD)

0 Komentar