“Kami sepakat dengan mahasiswa dan masyarakat, banyak cara yang bisa dilakukan pemerintah jika alasannya adalah keterbatasan anggaran. Seharusnya, proyek-proyek besar dan ambisius yang tidak terlalu mendesak saat ini dialihkan untuk menyesaikan masalah BBM. Kenapa disaat proyek kereta cepat dan ibu kota negara ada anggarannya, tapi untuk subsidi BBM rakyat tidak ada, ini ironis,” pungkasnya.*(YUD)
Atang Ngotot Ingin Kenaikan BBM Dibatalkan: Anggaran BLT Tidak Efektif
