Dokter dari TNI Terlibat dalam Autopsi Ulang Brigadir J, Jenderal Andika Perkasa: Jaga Kredibilitas, Integritas, dan Objektivitas

Editor:

Ia juga percaya bahwa Perhimpunan Dokter Forensik Indonesia terdiri dari orang-orang yang mempunyai kredibilitas di bidangnya. Oleh karenanya, mereka pantas untuk terlibat dalam proses autopsi.

“Perhimpunan ini isinya orang-orang yang berkompeten dan senior di bidangnya yang menjaga kode etik dan seterusnya,” ucap Andika.

Mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) itu pun menitipkan pesan kepada Dokter F yang akan mengikuti autopsi ulang jenazah Brigadir J tersebut.

“Saya menitipkan pesan, jaga kredibilitas, jaga integritas kita. Intinya keilmuan, objektivitas harus jadi prioritas,” pesan Jenderal Andika.

Alumnus Akademi Militer (Akmil) 1987 itu menyatakan TNI selalu siap membantu Polri jika diperlukan, karena memiliki sumber daya yang memadai.

“Jadi, bukan saya yang kemudian menawarkan, ya. Saya dengar dari tim pembela hukum dan pihak Polri, yang jelas kami siap karena kami punya sumber daya manusia. Kami juga punya rumah sakitnya seandainya dibutuhkan,” ucap Jenderal Andika Perkasa.

Adapun autopsi ulang dilakukan dengan maksud dapat membongkar apa sebenarnya yang terjadi dari kasus tewasnya Brigadir J ini. Autopsi ulang ini diharapkan dapat membuahkan titik terang atas insiden ini.*** (jpnn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.