Pedagang yang Berjualan di Pasar PKL Cicadas Tersisa 60 Persen

Editor:

JabarEkspres.com, BANDUNG – Dari jumlah awal pedagang kaki lima (PKL) yang sebanyak 602, pascapandemi, angka ini berangsur turun. Bahkan sekarang pedagang yang berjualan di Pasar PKL Cicadas, Jl. Ahmad Yani tinggal menyisakan sekira 60 persen.

Ketua Pasar PKL Cicadas, Suherman, 66, mengungkapkan, penurunan jumlah pedagang tersebut terjadi lantaran mereka kekurangan modal.

Menurutnya, saat pandemi sedang ganas-ganasnya, beberapa pedagang memilih berhenti jualan. Lalu tidak sedikit juga yang memutuskan gulung tikar.

“Semenjak pandemi, kan, mereka ada rasa takut sehingga enggak jualan. Begitu,” ungkapnya lewat sambungan telepon, Selasa (19/7) sore.

Meski begitu, Suherman menuturkan, sejumlah pedagang yang memaksakan untuk tetap berjualan, nasibnya, tidak jauh lebih beruntung. Sama saja.

“Meski jualan pun, dapet sedikit juga dimakan. Jadi ketika mau berdagang, enggak ada barang. Maka, selama pandemi (banyak) enggak jualan,” tuturnya.

Dia mengaku, perhatian dari pemerintah pun sebetulnya sempat datang. Pihaknya menerima surat dari pemerintah kota. Namun bukan perihal bantuan materiil.

Di dalamnya tertulis soal perintah untuk melakukan pendataan, terhadap para pedagang di Pasar PKL Cicadas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.