Ramai Pungutan ‘Biaya Pergaulan’, DPMDes Jabar Pastikan Penyaluran Mobil Maskara Gratis

JabarEkspres.com, BANDUNG – Istilah ‘biaya pergaulan’ ramai diperbincangkan. Usai adanya dugaan pungutan biaya bagi penerima Mobil Aspirasi Kampung Juara (Maskara) di Kabupaten Bandung.

‘Biaya pergaulan’-nya pun bervariatif; Rp3 juta sampai Rp5 juta. Nama desanya tidak disebutkan. Apa lagi narasumbernya. –Tidak bisa ditelusuri. Tapi mengaku salah satu dari 11 desa yang menerima mobil Maskara.

Di Kab. Bandung sendiri pada tahun 2022 ini terdapat 11 Desa yang mendapat mobil Maskara. Yakni: Desa Tegalluar, Desa Cimaung, Desa Manggungharja, Desa Ciparay, Desa Ciheulang, Desa Sukapura, Desa Rancamulya, Desa Alamendah dan Desa Indragiri serta Desa Sadu dan Parungserab.

Untuk memastikan hal itu, mencoba meminta klarifikasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Provinsi Jawa Barat (Jabar). Tentunya membantah kabar itu. Sebab, tidak benar. Artinya semua penyaluran gratis.

Kabid Bina Desa, DPMD Prov. Jabar, Asep Nandang Rasadi menegaskan, tidak tahu menahu soal ‘biaya pergaulan’ yang dipungut dari 11 desa penerima mobil Maskara. Ia pun memastikan penyalurannya gratis.

“Selama ini kami tidak pernah melakukan pungutan sepeser pun kepada desa-desa penerima mobil Maskara”, tegasnya Asep Nandang, diruangannya, Jum’at (15/7).

“Baik untuk operasional pemantauan ke perusahaan karoseri, maupun biaya proses pengurusan STNK dan BPKB sebagaimana yang diberitakan, desa-desa penerima mobil Maskara tidak dipungut sama sekali”, sambungnya.

Hal itu dipertegas dengan pernyataan dari Kades Cipagalo yang juga pernah menerima bantuan mobil Maskara pada tahun 2021 lalu. Pihak provinsi tidak pernah meminta biaya apapun.

“Kami tidak diminta biaya apapun oleh pemberi bantuan mobil Maskara, dalam hal ini DPMD Jabar”, demikian diutarakan Kades Cipagalo Kec. Bojongsoang saat dihubungi melalui sambungan telpon.

Bahkan ia mempersilakan kepada para awak media atau siapa saja untuk konfirmasi atas kebenaran dari pernyataannya tersebut.

Sebagaimana diketahui, bahwa mobil Maskara atau kendaraan multifungsi ini sebagai reward dari Pemprov Jabar kepada pemerintah desa yang berhasil meningkatkan strata desanya menjadi Desa Mandiri.

Disamping itu pula, pemberian mobil Maskara ke desa-desa yang stratanya mandiri merupakan salah satu upaya dalam melahirkan Desa yang Juara  untuk Jabar Juara. Pun memotivasi desa-desa lainnya di Jabar untuk menjadi Desa Mandiri.(win)

Tinggalkan Balasan