Longsor Terjang Sumedang, 3 Jiwa Terdampak dan 9 Jiwa Terancam

SUMEDANG – Kabupaten Sumedang kembali diterjang longsor, kali ini longsor menimpa Tembok Penahan Tebing (TPT) di Dusun Haur Koneng, RT01 RW02, Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang.

Melalui informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, bencana  longsornya TPT itu terjadi pada pukul 00.30 WIB, Kamis (12/5).

Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Apih Dani membenarkan kejadian longsornya TPT.

“Longsornya TPT akibat curah hujan dengan intensitas yang cukup tinggi,” kata Dani kepada Jabar Ekspres melalui seluler.

Akibat diguyur hujan dengan intensitas tinggi, dijelaskan Dani, membuat TPT di Dusun Haur Koneng, Desa Ciherang tersebut tak tahan menahan tanah yang menyerap banyak debit air.

“Diduga sebagai penyebab longsor, sehingga mengakibatkan TPT ambruk dengan lebar 10 meter dan timggi 6 meter,” ujar Dani.

Pasca terjadi longsornya TPT, Dani menerangkan, sedikitnya 3 jiwa terdampak dan sebanyak 9 jiwa terancam atas peristiwa naas tersebut.

“Jalan Gang ke rumah warga tertutup,1 unit rumah terdampak milik bapak Asep (1 KK 3 jiwa) dan 3 unit terancam atas nama bapak Ian Sopian (1 KK 4 jiwa), bapak Ramdan (1 KK 4 jiwa) dan bapak Andi (1 KK 1 jiwa),” imbuhnya.

Sementara itu, Dani menyampaikan, assesment data korban terdampak hingga terancam baru selesai dilakukan pada pukul 9.00 WIB.

Beruntung longsornya TPT tak sampai memakan korban jiwa dan untuk kerugian atas bencana alam tersebut, diucapkan Dani masih dalam identifikasi.

“Saya mengimbau masyarakat agar berhati-hati bila turun hujan dengan intensitas tinggi dan mengevakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman,” paparnya.

“Sementara ini, kami secara bertahap membersihkan material longsoran yang menutupi akses jalan warga secara bergotong-royong,” tutup Dani. (mg5)

 

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan