Ratusan Personil Siaga Demo 11 April, Polres Sumedang Klaim Tak Ada Aksi Mahasiswa di Wilayah

Ratusan Personil Siaga Demo 11 April, Polres Sumedang Klaim Tak Ada Aksi Mahasiswa di Wilayah
Anggota Polres Sumedang saat disiagakan dukung pengamanan Demo 11 April.
0 Komentar

SUMEDANG – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) merencanakan gelar aksi demo pada 11 April 2022.

Demo 11 April tersebut, rencananya akan dilakulan di beberapa daerah dan terpusat di Istana Negara, Jakarta.

Terkait hal tersebut, Polres Sumedang klaim siap mendukung pengamanan Demo mahasiswa pada 11 April 2022 yang digelar Aliansi BEM SI.

Baca Juga:Jadi Penyusup Demo Mahasiswa di depan Gedung DPR, Belasan Pelajar DiamankanTak Main-Main, Ribuan Mahasiswa Kepung Gedung DPR, Ada yang Panjat Pagar

Kasi Humas Polres Sumedang, AKP Dedi Juhana menyampaikan, dukungan pengamanan itu guna melancarkan aksi demo serta mengantisipasi terjadinya kericuhan.

“Kepolisian Resor Sumedang siagakan personil untuk mendukung pengamanan demo mahasiswa yang dilaksanakan di depan Istana Negara Jakarta,” kata Juhana melalui seluler.

Juhana menerangkan, dalam siaga mendukung pengamanan demo tersebut, Polres Sumedang menyiapkan sebanyak 263 personil.

“263 personil jajaran Polres Sumedang yang sudah disiagakan itu siap bergerak apabila diperlukan,” ujarnya.

Sementara itu, Juhana mengatakan, untuk wilayah Kabupaten Sumedang diketahui tidak ada aksi yang digelar mahasiswa

“Di Sumedang gak ada pelaksanaan aksi demo. Aliansi BEM Sumedang berangkat langsung ke Bandung ataupun Jakarta untuk melaksanakan aksi demo,” ucap Juhana.

“Walaupun begitu kami tetap mensiagakan personil agar dapat digerakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” tambahnya.

Baca Juga:Ratusan Mahasiswa di Kota Bandung Mulai Geruduk Gedung Sate, Ini TuntutannyaCara Daftar Mudik Gratis dari Kemenhub, Berikut Persyaratannya

Dalam penuturannya, Jugana berpesan, agar para mahasiswa yang ikut aksi Demo 11 April bisa berjalan lancar tanpa ada kericuhan.

“Saya imbau agar para mahasiswa yang dapat menyampaikan aspirasinya dengan tertib,” paparnya.

“Kemudian saya mengimbau juga, suapaya para mahasiswa tidak mudah terpancing atau terprovokasi, apalagi bertepatan dengan bulan suci Ramadhan,” tutup Juhana. (mg5/wan)

0 Komentar