Polisi Akan Meringkus Pelaku Pemukulan terhadap Ade Armando jika Tidak Menyerahkan Diri

Ikut Tutupi Skenario Ferdy Sambo, Irjen Fadil Imran Diduga Kuat Tahu Kejadian Sebenarnya
Kejanggalan Kapolda Fadil Imran dalam Kasus Brigadir J dan KM 50, Novel Bamukmin: Diduga Terlibat. (Foto: JPNN.com)
0 Komentar

Kendati demikian, ia pun sebelumnya telah mengatakan bahwa ia menolak wacana Penundaan Pemilu 2024.

Dengan kata lain, ia mengatakan bahwa ia menolak jika masa perpanjangan Presiden Joko Widodo menjadi tiga periode.

“Saya salah satu pihak yang menolak perpanjangan masa jabatan presiden dan penundaan pemilu,” kata Ade.

Baca Juga:Mudik: Pengertian, Sejarah, Pemudik Tahun SekarangBikin Ngiler! 3 BUMN Ini Raih Pendapatan Milyaran, Simak Laporannya

Polisi sejauh ini juga belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait kronologi kejadian pengeroyokan terhadap Ade.

Para wartawan sedang menunggu polisi agar segera memberikan keterangan lebih detail mengenai kejadian pengeroyokan terhadap Ade.

Di sisi lain, para mahasiswa dan polisi mengalami ketegangan dalam aksi demonstrasi.

Mengenai demonstrasi itu sendiri, aksi para mahasiswa mengalami ketegangan dalam menyampaikan tuntutannya.

Demonstrasi jadi memanas usai para pelajar SMK datang ke lokasi.

Mereka datang dan kemudian melemparkan botol minuman ke arah polisi.

Gedung para wakil rakyat menjadi sasaran utama para pendemo dalam melancarkan aksinya.

Di Cirebon salah satunya di mana para mahasiswa berusaha memasuki Gedung DPRD Kota Cirebon.

Sementara itu para polisi melakukan blokade untuk menahan aksi mahasiswa tersebut.

Baca Juga:Ade Armando Dikeroyok Sejumlah Orang di Lokasi Demonstrasi1 Orang Palestina Tewas dan 13 Terluka akibat Serangan Pasukan Israel di Jenin

“Kami ingin menduduki gedung DPRD untuk melaksanakan sidang rakyat,” kata mahasiswa saat melakukan negosiasi dengan polwan yang mulanya ditempatkan di garis depan, dikutip dari Radar Cirebon, Senin (11/04/2022)

0 Komentar