Jabarekspres.com- Ternyata ada mahasiswa Indonesia yang memulung botol bekas untuk di tukarkan menjadi uang. Uang tersebut ia gunakan untuk tambahan keperluannya sehari-hari di Jerman.
Dalam video yang unggahan akun @irwanprasetiyo di aplikasi berbagi video tiktok ia meneyebutkan bahwa ada mahasiswa asal Indonesia yang menjadi pemulung botol di Jerman.
Namun dalam video tersebut menunjukan bahwa penukaran uang dengan botol bekas sangatlah berbeda dengan Indonesia.
Lantaran penukaran botol tersebut dibantu oleh mesin.
Ia menunjukan bagaimana cara menukarkan botol bekas tersebut.
Baca Juga:Cara Membuat Pancake, Menu Simpel untuk KeluargaRI Masuk Endemi Covid-19? Kapan?
“Hari ini aku mau nukerin botol-botol (bekas) yang ada di rumah,” ujarnya dalam video tersebut.
Bukan ditukarkan ke tempat barang bekas ataupun bank sampah ia menukarkannya di supermarket terdekat.
Irawan menyebutkan bahwa di Jerman ada program daur ulang yang dilakukan oleh pemerintah, jadi warganya dapat menukarkan satu botol air mineral seharga 25 sen atau jika dikonversikan kedalam rupiah seharga 4 ribu Rupiah per botol.
jadi saat seseorang membeli air mineral botol supermarket akan menaikan harga sebanyak 25 sen dari harga aslinya.
Irawan pun menyebutkan ia sering membeli botol air minum meskipun di Jermai air keran dapat langsung diminum.
Alasannya karena ia tak terbiasa minum dari air keran.
“Aku jujur masih lebih nyaman minum air botolan, maklum masih kebawakebiasaan dari Indonesia,” ujarnya.
Lalu dalam videonya tersebut ia mengaku bahwa ia pernah bertemu mahasiswa asal Indinesia yang sedang kesulitan uang sampai akhirnya mahasiswa tersebut terpaksa memulung botol.
Baca Juga:Ternyata Begini, Ciri-ciri Orang yang Sedang BerbohongPria Tak Mau Botak? Maka Hindarilah Kebiasaan Ini!
“Aku dulu pernah kenal mahasiswa Indonesia yang kesulitan keuangan disini, akhirnya ia sampai memulung botol di tempat smpah di taman, stasiun, dan fasilitas umum lainnya,” terangnya.
Ia menyebutkan jika seeorang mengumpulkan 20 botol maka orang tersebut bisa mndapatkan uang sebesar 5 Euro atau 80 ribu Rupiah.
Ia menilai harga yang hasil dari penukaran botol bekas tersebut, seseorang akan medapatkan nasi sebesar 2 kilo dan daging ayam sebesar 500 gram yang bisa untuk dipakai makan 2 sampai 3 hari.
