oleh

Syarat KUR Tanpa Agunan ke Bank Pemerintah Sangat Mudah, Ayo Segera Ajukan!

BANDUNG – Untuk menggenjot Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Pemerintah terus meningkatkan anggaran untuk penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan pemberian syarat KUR sangat mudah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, sejauh ini pemerintah terus mendorong dan peningkatan penyaluran dan mempermudah syarat KUR.

Plafon KUR Ditingkatkan

Beberapa perubahan peningkatan dan syarat KUR, antara lain perubahan plafon KUR Mikro (tanpa agunan tambahan) yang sebelumnya maksimal Rp50 meningkat di atas 100 juta sampai dengan Rp100 juta.

Plafon KUR untuk Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI)  ditinggkatkan dari maksimal Rp 25 Juta menjadi maksimal Rp100 juta.

Kebijakan Relaksasi KUR

Selain itu, pemerintah juga memberikan kebijakan relaksasai KUR berupa insentif lanjutan berupa perpanjangan restrukturisasi KUR dan Pemberian relaksasi administrasi bagi calon debitur KUR pada masa pandemi Covid-19.

Menko Airlangga Hartarto menyebutkan, permintaan KUR mengalami peningkatan dari rata-rata per bulan sebesar Rp11,7 triliun pada tahun 2019 menjadi Rp16,5 triliun pada  2020 dan Rp23,7 triliun pada 2021.

Peningkatan Realisasi KUR

Secara keseluruhan, realisasi KUR sejak Januari 2021 hingga 27 Desember 2021 telah mencapai Rp278,71 triliun atau 97,79% dari perubahan target tahun 2021 sebesar Rp285 triliun.

”Sampai akhir 2021 diperkirakan penyaluran KUR dapat terealisasikan sebesar 99% dari target tahun 2021,”kata Menko Airlangga Hartarto.

Sejauh ini realisasi KUR pada 2021 telah disalurkan kepada 7,35 juta debitur dengan total outstanding KUR sejak Agustus 2015 sebesar Rp373,35 triliun.

Berdasarkan Hasil Keputusan Rapat Koordinasi Komite Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM tanggal 12 November 2019, target plafon KUR pada tahun 2021 sebesar Rp220 triliun meningkat menjadi Rp253 triliun berdasarkan permintaan penyalur KUR.

Penambahan plafon dari penyalur KUR, maka plafon KUR tahun 2021 ditingkatkan lagi menjadi Rp285 triliun,’’ pungkas Airlangga.

Program KUR bertujuan untuk memperkuat kemampuan permodalan usaha dalam rangka pelaksanaan kebijakan percepatan pengembangan sektor riil dan pemberdayaan UMKM.

Syarat Pengajuan KUR

Bagi anda yang memiliki usaha kecil bisa mengajukan KUR kepada bank-bank dan koperasi yang telah ditunjuk.

Adapun persyaratan pengajuan dan syarat KUR sangat mudah. Jabarekspres.com telah merangkum syarat pengajuan KUR khusus bank pemerintah BNI, BRI dan Bank Mandiri.

PT Bank Negara Indonesia (Persero)

Bank BNI memberikan plafon kredit KUR mencapai Rp500 Juta dengan tenor fleksibel dan bisa disesuakan.

Jangka waktu untuk melunasi selama tiga tahun untuk kredit modal kerja dan lima tahun untuk kredit investasi.Sedangkan  bunga yang ditawarkan untuk KUR BNI adalah 6%

Persyaratan umum adalah warga negara Indonesia yang sudah menjalankan usahanya minimal selama enam bulan.

Selain itu, calon debitur juga tidak sedang menerima fasilitas kredit dari bank lain atau kredit program pemerintah.

Usia calon nasabah 21 tahun atau sudah menikah, serta melengkapi syarat dokumen seperti KTA, Kartu Keluarga, fotokopi surat keterangan menikah bagi mereka yang sudah menikah.

Calon debitur juga wajib melampirkan syarat dokumen legalitas usaha seperti SIUP, TDP, SITU, HO, atau surat keterangan usaha yang diterbitkan dari kelurahan atau kecamatan.

Jika debitur mengajukan KUR di atas Rp 50 juta, harus menyertakan NPWP.

Selain itu, nasabah juga wajib melampirkan fotokopi bukti kepemilikan tanah, IMB, dan PBB sebagai agunan jika mengajukan pinjaman Rp 50 juta.

Sedangkan bagi yang mengajukan KUR di bawah Rp 50 juta, tidak diwajibkan memberikan pernyaratan agunan.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)

BRI memiliki tiga jenis KUR yaitu KUR Mikro Bank BRI dengan plafon hingga Rp 50 juta, KUR Kecil Bank BRI dengan plafon hingga Rp 500 juta, dan KUR TKI Bank BRI dengan plafon sampai Rp 25 juta.

Suku bunga yang ditawarkan juga relatif rendah yakni 6%. Selain itu, para debitur dibebaskan dari beban biaya administrasi dan provisi.

Berikut syarat selengkapnya :

Untuk KUR Mikro Bank, syaratnya adalah individu yang melakukan usaha produktif dan layak dan telah secara aktif menjalankan usaha minimal enam bulan serta tidak sedang menerima pinjaman dari perbankan kecuali kredit konsumtif.

Persyaratan lainnya adalah melampirkan identitas berupa KTP, Kartu Keluarga (KK) dan surat ijin usaha.

Sementara KUR TKI syaratnya adalah individu atau calon TKI yang akan berangkat bekerja ke negara penempatan dan harus menyertakan syarat administrasi seperti KTP atau KK, perjanjian kerja dengan pengguna jasa, perjanjian penempatan, paspor, visa.

Sementara KUR Kecil syaratnya adalah mempunyai usaha produktif dan layak dan tidak sedang menerima kredit dari perbankan lainnya kecuali kredit konsumtif. Nasabah juga wajib telah menjalankan usaha secara aktif minimal enam bulan.

Bagi nasabah yang ingin mendapatkan KUR ini, harus memiliki surat izin usaha mikro dan kecil atau surat izin usaha lain yang dapat dipersamakan.

PT Bank Mandiri (Persero)

KUR Bank Mandiri terdiri dari empat jenis yakni KUR Mikro dengan plafon maksimal sampai 25 juta per debitur, KUR Ritel dengan limit kredit maksimal Rp 200 juta per bulan, dan KUR Penempatan TKI maksimal Rp 25 juta.

Terakhir, KUR khusus yang diberikan kepada kelompok yang dikelola secara bersama dalam bentuk klaster dengan menggunakan mitra usaha dengan limit maksimal Rp 500 juta.

Suku bunga yang ditawarkan adalah 6% per tahun dengan jangka waktu pelunasan yang bervariasi. Misalnya, untuk KUR Ritel jangka waktu maksimal tiga tahun untuk kredit modal kerja dan lima tahun untuk kredit investasi.

Adapun syarat pengajuan KUR Mikro dan KUR Ritel adalah calon debitur tidak memiliki kredit atau tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan seperti KPR, kredit kendaraan bermotor, atau kartu kredit.

Jika debitur memiliki kredit di luar program KUR namun sudah melunasinya, yang bersangkutan memerlukan surat keterangan lunas atau roya dengan lampiran cetakan rekening koran dari bank sebelumnya.

Selain itu, nasabah tidak masuk dalam daftar hitam nasional penarik cek atau bilyet giro kosong. Nasabah juga harus berusia 21 tahun dan sudah menikah yang dibuktikan dengan KTP atau KK.

Terakhir, nasabah harus memiliki usaha produktif dan layak minimal enam bulan.

Sementara bagi KUR Penempatan TKI, persyaratannya adalah minimal berusia 21 tahun yang dibuktikan dengan KTP atau KK. Bagi calon TKI yang berusia minimal 18 tahun, harus menyerahkan surat izin dari suami, istri, atau orang tua wali untuk bekerja di luar negeri.

Terakhir, memiliki perjanjian kerja/kontrak kerja minimal dua tahun dengan pengguna bagi TKI yang ditempatkan oleh PPTKIS, pemerintah atau TKI yang bekerja secara perseorangan. (bbs/red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga