INDRAMAYU – Anggota DPRD Kasan Basari mengungkapkan di Desa Anjatan Baru, Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayu ternyata masih ada kondisi rumah tidak layak huni (Rutilahu).
Masalah ini terungkap ketika Kasan Basari melakukan kegiatan reses dan membuka ruang dialog dengan warga desa anjatan Baru.
Kasan Basari yang memiliki Daerah pemilihan Dapil XII Kota/Kabupaten Cirebon Dan Kab. Indramayu ini, mengarakan, Rutilahu bagian dari yang terpenting yang disampaikan dalam aspirasi pada kegiatan reses.
Selain itu, masalah Insfrastruktur jalan juga turut disampaikan dan menjadi keluhan warga desa. Hal ini akan disampaikan dan didorong berdasarkan kewenangannya.
Kasan Basari mengatakan, sejauh ini, Kabupaten Indramayu telah mendapatkan usulan rutilahu sebanyak 2056 unit.
Kemudian mengusulkan kembali untuk perubahann sebanyak 600an unit. Selain itu ada juga tahapan musrenbang yang disesuaikan dengan mekanisme dan kewenangan dalam pelaksanaannya.
“Ini bukan berarti jalan tidak menjadi priroitas, tetapi rutilahu lebih dirasakan langsung masyarakat,” ucapnya di Desa Anjatan Baru, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu.
Dia menambahkan, kegiatan reses ini merupakan amanah masyarakat yang harus diperjuangkan. Sebagai wakil dari masyarakat.
Untuk itu dia bertekad akan berupaya dengan mengerahkan kemampuan dan mengikuti peraturan yang sudah ada. Termasuk dalam sumpah jabatan bahwa anggota dewan wajib untuk membantu masyarakat.
“Bahwa aspirasi masyarakat ini sebagai amanah yang harua diperjuangkan dengan sungguh-sungguh,” katanya.
Di singgung soal protokol kesehatan, Kasan menjelaskan, pandemi Covid 19 belum ada yang mengetahui kapan pastinya dinyatakan berakhir. Karena itu, melalui kegiatan tersebut juga mengimbau warga agar tetap menerapkan dan disiplin dalam protokol kesehatan.
“Ini sebagai penjemputan takdir, kalau ingin ditakdirkan baik maka masyarakat harus mau mengkuti aturan pemerintah dalam menerapkan protokol keaehatan,” tutupnya. (red)