Tantangan Duta Baca

Selanjutnya, berperan aktif menyukseskan program menumbuhkembangkan pembudayaan gemar membaca. Lalu, menyusun dan menyepakati materi pembudayaan kegemaran membaca, desain, prototipe, dan media promosi.

Duta Baca juga bisa menjadi model dalam media promosi berbentuk reklame, poster, maupun stiker “Pembudayaan Kegemaran Membaca”. Kemudian berperan sebagai pembicara dalam kegiatan seminar, pelatihan, lokakarya, workshop, dan diskusi.
Tugas lain Duta Baca dituntut untuk melakukan kolaborasi, membuka peluang jejaring kerja, sinergitas dengan berbagai pihak, pegiat literasi, media, untuk mendukung kegiatan pembudayaan kegemaran membaca.

Sejak 2017-2021, sebanyak 247 orang telah menjadi Duta Baca Jawa Barat, tersebar di 27 Kabupaten/Kota Se Jawa Barat, dan berhimpun dalam Paguyuban Duta Baca Jawa Barat, dengan tagline “Berbakti, Mengabdi, dan Menginspirasi”.

Tantangan Duta Baca Jawa Barat
Berbagai tantangan yang dihadapi oleh Duta Baca Jawa Barat dalam meningkatkan pembudayaan kegemaran membaca masyarakat, seperti : Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) yang masih belum optimal, tingkat kegemaran membaca yang masih perlu penanganan secara masif.
IPLM diukur dari 7 komponen, yaitu : pemerataan layanan perpustakaan, ketercukupan koleksi, ketercukupan tenaga perpustakaan, tingkat kunjungan masyarakat/hari, perpustakaan berstandar nasional perpustakaan, keterlibatan masyarakat di kegiatan sosialisasi, dan keanggotaan perpustakaan.

Berdasarkan hasil kajian Perpusnas RI tahun 2020, IPLM Indonesia sebesar 12,93 point, sedangkan IPLM Jawa Barat sebesar 8,48 point, di atas Provinsi Papua (skor indeks 6,71), Provinsi Sulawesi Utara (skor indeks 8,33).

IPLM Jawa Barat ini harus menjadi perhatian semua pihak, termasuk para Duta Baca Jawa Barat, karena ketercapaian hasilnya masih jauh dari terget yang ditentukan. Duta Baca Jawa Barat harus bisa dan mampu mengajak, memotivasi masyarakat, pelajar, mahasiswa, generasi Z para milenial, untuk bisa datang dan memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar, pusat kegiatan masyarakat, dan pusat kebudayaan, serta transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosialnya dapat dirasakan oleh masyarakat.

Selain itu, Duta Baca Jawa Barat diharapkan berperan aktif dalam mengajak pelajar, mahasiswa, dan masyarakat untuk menjadi anggota perpustakaan, diharapkan minimal 10 juta penduduk Jawa Barat menjadi anggota perpustakaan, sehingga dapat mendongkrak nilai IPLM.

Tinggalkan Balasan