oleh

Kalapas Cipinang Minta Pertanggujawaban Media yang Menyebarkan Opini Soal Lapas Cipinang

JAKARTA – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta Ibnu Chuldun membantah ada bisnis di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cipinang, Jakarta Timur.

Dia menyayangkan pemberitaan di salah satu unggahan di akun Youtube pada Selasa (12/10). Akun itu mengungkap adanya dugaan bisnis haram, seperti transaksi narkoba, penjualan sel mewah dengan perabotan hingga mengeluarkan tahanan dari penjara.

“Kami melaksanakan sidak, mengecek langsung ke kamar hunian dan tidak menemukan apa yang disangkakan dalam video tersebut,” kata Ibnu di Jakarta, Kamis.

Baca Juga:  Bareskrim Polri Usulkan Pemindahan Lapas Irjen Napoleon

Ibnu kembali membantah terjadinya praktik bisnis dalam Lapas Cipinang, seperti yang diberitakan lewat video berdurasi 9 menit 20 detik itu.

Dalam menanggapi pemberitaan yang beredar, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM​​​​​​​ (Kakanwilkumham) DKI Jakarta memerintahkan Kepala Lapas Kelas 1 Cipinang Tonny Nainggolan untuk meminta klarifikasi ke media atas dimuatnya berita tersebut.

Kalapas Cipinang langsung mendatangi kantor media yang bersangkutan untuk meminta klarifikasi dan pertanggungjawaban atas penayangan konten yang dinilai salah dan menyesatkan opini publik.

Baca Juga:  Pengacara Belum Dapat Info Resmi Terkait Pemindahan Lapas Irjen Napoleon

“Video tersebut sangat mendiskreditkan Lapas Kelas I Cipinang karena konten di dalamnya tidak semuanya benar tentang Lapas Kelas I Cipinang,” kata Tonny.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga