Indonesia Pengguna E-Commerce Terbesar Ketiga di Dunia

Indonesia Pengguna E-Commerce Terbesar Ketiga di Dunia
Ekspor. Ilustrasi: Pixabay
0 Komentar

Selain periode liburan, marketer E-Commerce juga dikatakan harus mempertahankan kampanye iklan mobile mereka untuk menangkap dan menarik pengguna-pengguna E-Commerce baru.

Peningkatan dari upaya pemasaran ini disebut terbayarkan dengan sejak Januari 2020 hingga Maret 2021, Indonesia memiliki peningkatan NOI lebih dari dua kali lipat dari 4,4 persen menjadi 9,4 persen, peningkatan yang terbesar dibanding negara lain di Asia Tenggara.

Biaya akuisisi pengguna juga turun dari USD 0,90 pada tahun 2020 menjadi hanya USD 0,60 pada tahun 2021, karena rasio konversi yang lebih tinggi dan pembelanjaan pemasar lebih sedikit per instalasi.

Baca Juga:Sekda Optimis Target Vaksinasi Kota Bandung Tercapai pada Akhir Tahun 202119 Kecamatan di Kota Bandung Berpotensi Gempa, Begini Penjelasan Diskar PB

“Dengan mengakuisisi pengguna baru dan melakukan remarketing kepada pengguna yang sudah ada guna menargetkan pembelian ulang, brand dapat membangun basis pelanggan yang kuat dan loyal sekaligus memosisikan mereka lebih baik dibanding kompetitor yang lain,” kata Luthfi.

Menurut data AppsFlyer, Luthfi menjelaskan bahwa konsumer di Indonesia menghabiskan uang lebih banyak pada periode liburan dan seiring dengan periode akhir tahun 2021 yang semakin dekat, kampanye iklan menjadi krusial untuk para marketer agar mereka dapat mengikuti tren promosi hari belanja nasional (seperti 10.10, 11.11, dan 12.12).

Laporan AppsFlyer menyoroti bahwa proses remarketing aplikasi di iOS mengalami peningkatan yang tajam di Indonesia yang didominasi Android, bahkan setelah Apple memperkenalkan ketentuan privasi baru yang menonaktifkan pengidentifikasi untuk pengiklan (IDFA/Identifier For Advertisers).

Di samping itu, konversi remarketing iOS di Indonesia mengalami peningkatan sebesar 98 persen dari April ke Juli 2021, sedangkan konversi remarketing Android mengalami penurunan sebesar 4,4 persen. Hal ini bertolak belakang dengan angka global yang menunjukan penurunan sebesar 22,4 persen pada konversi remarketing iOS, dan peningkatan 8,2 persen pada Android di periode yang sama.

Angka ini menunjukan peluang bagi para marketer E-Commerce di Indonesia untuk memanfaatkan konversi remarketing untuk iOS sebagai strategi utama untuk menarik pembelian berulang dari para pengguna. (jawapos.com)

0 Komentar