Polres Bogor Buru Wartawan “Bodrek” yang Terlibat Pemerasan

wartawan bodrek polisi
Kapolres Bogor, AKBP Harun di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ANTARA/M Fikri Setiawan)
0 Komentar

“Kami apresiasi Kepolisian, karena berhasil membongkar kasus pemerasan ini oleh orang-orang mengaku wartawan,” ungkapnya saat hadir dalam konferensi pers perkara wartawan “bodrek” di Mapolsek Cileungsi, Bogor, Sabtu (2/10).

Pasalnya, pada beberapa waktu lalu juga ia sempat dibuat risih dengan ulah para wartawan bodrek yang mengganggu kinerja kepala desa (kades) di beberapa wilayah.

“Sekarang kita ada program satu miliar satu desa (samisade). Nah yang begitu-begitu (wartawan bodong) pasti banyak yang mengganggu kades. Suka mencari-cari masalah ujung-ujungnya memeras dan mengancam,” katanya di Klapanunggal, Bogor, pada 16 Juni 2021.

Baca Juga:Tim Bulu Tangkis Indonesia Jalani Pemulihan Psikologis Usai Sudirman CupGerindra Dukung Pemerintah Selenggarakan Pemilu 15 Mei 2024

Menurutnya, para kades hingga pejabat di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus meningkatkan literasi mengenai media. Serta tidak perlu takut terhadap orang yang mengaku-ngaku sebagai wartawan. (antara)

0 Komentar