Adapun paket tersebut berisi makanan ringan, multivitamin, suplemen, hand sanitizer, masker dan handuk kecil.
“Ini bantuan luar biasa. Harapannya masyarakat bisa berbondong-bondong divaksin. Bahkan warga yang tidak mau divaksin pun saya harap jadi mau divaksin. Apalagi diberikan bingkisan. Ini menjadi daya tarik tersendiri untuk warga yang ingin divaksinasi,” kata Edi.
Oleh sebab itu dirinya berharap, ke depan dengan kegiatan vaksinasi masal seperti yang dihelat Ormas MKGR Jabar, target Pemerintah Kota Bandung di bulan September bisa mencapai 70% dan di bulan Januari 2022, 100% warga Kota Bandung sudah divaksin.
Baca Juga:Vaksinasi Khusus Ibu Hamil di Bogor Pakai Moderna4 Makanan Sehat Ini Justru Picu Gula Darah Naik
“Di tahun 2022 kita sudah memiliki kekebalan kelompok. Warga masyarakat bisa beraktivitas seperti biasanya,” katanya.
Pada kesempatan yang sama Didin Junaedi Sekretaris Umum MUI Cibeunying Kidul, salah satu warga yang turut divaksin, memuji apa yang dilakukan Ormas MKGR Jabar dan Universitas Widyatama.
“Sangat luar biasa pelayanannya memuaskan. Saya sudah tua ada kekhawatiran, tadi berdoa dan pasrah. Namun setelah divaksin jadi segar. Karena saya ingin sehat apalagi tahun depan insyaAllah saya akan berangkat haji,” kata Didin.
Didin juga berharap pada kegiatan vaksinasi kedua penyelenggaraannya bisa lebih bagus lagi. (ela)
