oleh

Rumah Sakit Muhammadiyah Kota Bandung Terlantarkan Jenazah Covid-19

BANDUNG – Rumah Sakit Muhammadiyah yang beralamat di Jalan Banteng Kota Bandung mendapat sorotan dari kalangan jurnalis setelah seorang wartawan Kota Bandung meninggal diduga tertular Covid-19.

Salah-satu Keluarga Almarhum, Iwan Gumilar menuturkan, rumah sakit swasta tersebut dinilai tidak profesional. Sebab, tidak mau mengurus dan mengantar jenazah dengan alasan Almarhum bukan pasien rumah sakit Muhammadiyah.

“H DedΓ¬ Gunadi Komara dikatakan sudah meninggal sebelum datang ke rumah sakit jadi bukan pasien rumah sakit Muhammadiyah,” kata Iwan kepada Jabarekspres.com, Minggu, (4/7)

Baca Juga:  Afgan Terpapar Covid-19 Meski Sudah Divaksin, Ini Pesannya

Menurutnya, kejadian bermula ketika keluarga H. Dedi mendatangi rumah sakit Muhamadiyah dengan tujuan untuk memastikan kondisi H. Dedi yang sudah tidak sadarkan diri.

Setelah menjalani pemeriksaan di ruang IGD H. Dedi dinyatakan sudah meninggal. Akan tetapi pihak rumah sakit enggan mengurus jenazah. Bahkan dibiarkan begitu saja di ruang IGD selama berjam-jam.

Ketika pihak keluarga meminta untuk dilakukan pemusalaraan jenazah dan minta diantar menggunakan mobil ambulans, pihak rumah sakit menolak.

Baca Juga:  Singapura Hentikan Hitung Kasus Covid-19, Loh Kok Bisa?

“Dengan sangat terpaksa pihak keluarga mencari kendaraan untuk membawa jenazah Almarhum ke kediamannya untuk selanjutnya dimakamkan sendiri,”ucap Iwan.

Untuk mencari mobil ambulans, rekan-rekan sesama jurnalis berupaya menghubungi berbagai pihak. Beruntung Dinas kesehatan Kota Bandung bisa mengantar jenazah Almarhum ke kediamannya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga