Mencegah Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba Melalui Bandung Bersinar

BANDUNG – Demi mencegah meluasnya peredaran narkoba dan penyalahgunaan narkoba, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung membuat program ‘Bandung Bersinar’ yaitu Bandung Bersih Narkoba.

“Jadi program kami adalah bandung bersinar, Bandung bersih narkoba. Nah di antaranya adalah memperkuat ketahanan diri biar dari kita secara otomatis bisa menolak narkoba,” ujar Gini Wulandari, Humas BBN Kota Bandung.

Program bersinar lebih mengedepankan upaya-upaya melalui sistem ketahanan dini masyarakat dan ketahanan di lingkungan terdekat.

“Terus program ini lebih ke ketahanan keluarga. Karena kalau dari hasil kasus-kasus narkoba yang kami tangani secara rehabilitasi, kalau ditarik benang merahnya itu asal muasalnya dari keluarga,” sambung Gini.

Menurutnya, keluarga menjadi perisai pertama untuk mengajarkan seorang anak mempunyai ketahanan diri terhadap hal-hal yang buruk. Salah satunya narkoba dan pergaulan yang buruk juga.

“Jadi programnya lebih mengedukasi kepada keluarganya terlebih dahulu,” katanya.

Program tersebut sudah dilaksanakan oleh 31 kelurahan yang ada di Kota Bandung. Lurah dan masyarakatnya diberikan ruang untuk melaksanakan upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba.

“Berbagai upaya harus tetap dilakukan, meski jumlah kasus narkotika di Kota Bandung pada 2021 terjadi penurunan tapi secara kualitas pengguna diduga mengalami peningkatan,” pungkasnya.

Berdasarkan data yang didapatkan dari BBN Kota Bandung, sebelum Pandemi Covid-19 pada tahun 2019 terdapat 260 kasus. Sedangkan tahun 2020 hingga Juni 2021 sebanyak 228 kasus.
(MG8)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan