oleh

Hati-hati Modus Pinjol! Teror Korbannya dengan Sebar Foto Vulgar Hasil Editan

JAKARTA – Polri merespons keluhan masyarakat terhadap praktik pinjaman online (pinjol) ilegal. Kabareskrim Komjen Agus Andrianto mengeluarkan telegram kepada jajarannya untuk menindak tegas. Setidaknya ada 3 ribu pinjol ilegal yang mengancam masyarakat.

Wadir Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Kombespol Whisnu Hermawan Febrianto menjelaskan, Kabareskrim telah mengirimkan telegram ke polda se-Indonesia untuk menindak pinjol ilegal. ”Dengan ini, diharapkan menjawab keresahan masyarakat. Semua pinjol ilegal harus diungkap,” tegasnya kemarin (18/6).

Baca Juga:  Masih Banyak yang Belum Paham Perbedaan Vaksin Gratis dan Gotong Royong Individu

Bareskrim, kata dia, berkali-kali mengungkap kasus pinjol ilegal. Terbaru, aplikasi Rp Cepat yang dikendalikan dua warga Tiongkok. Namun, ternyata masih banyak laporan terkait dengan pinjol ilegal. ”Sampai hari ini, anggota di daerah masih melakukan penyelidikan,” kata Whisnu.

Sesuai dengan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), masih ada 3 ribu pinjol yang ilegal. Sementara itu, yang terdaftar di OJK atau resmi hanya 1.700 pinjol. ”Telegram ini dikeluarkan karena berbagai macam teror pinjol ke masyarakat,” terangnya.

Baca Juga:  Masih Banyak yang Belum Paham Perbedaan Vaksin Gratis dan Gotong Royong Individu

Whisnu mengungkapkan, berbagai modus dilakukan pemberi layanan pinjol ilegal. Salah satunya menyebar foto vulgar korban. Foto itu merupakan hasil manipulasi atau editan yang kemudian disebar ke teman-teman korban. ”Bahkan, ada yang stres karena pinjol,” ujarnya.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga