Viral Babi Ngepet di Depok Berhasil Ditangkap Warga,Ternyata Ini Faktanya

DEPOK – Seekor babi yang diduga ‘babi ngepet’ oleh warga Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok kini menuai banyak kontroversi di masyarakat.

Kabar babi ngepet yang sempat viral di berbagai media itupun mendapat banyak tanggapan dari warga sekitar. Ada yang percaya kalau itu babi ngepet sungguhan, namun tak sedikit juga yang masih meragukannnya.

Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun Jabarekspres.com, berikut fakta-fakta terkait penangkapan makhluk yang diduga babi ngepet tersebut.

 

  1. Pengakuan Warga yang Melihat Babi Tersebut Seperti “Menyusut”

Lisa Andriani, 32, warga RT2/RW4, Kelurahan Bedahan, yang rumahnya hanya berjarak 30 meter dari tempat tertangkapnya babi tersebut mengaku jika itu benar-benar babi ngepet seperti yang diyakini sebagian warga di sekitar.

“Benar bang, banyak yang percaya kalau itu babi ngepet. Saya sendiri melihat babinya pas setelah ditangkap oleh warga kemarin (pagi dini hari),” kata Lisa saat ditemui di rumahnya yang tak jauh dari lokasi kejadian tertangkapnya babi yang diduga babi ngepet itu, Rabu (28/4).

Ditanya soal apa yang menjadi keyakinan warga sekitar sehingga menganggap babi tersebut sebagai babi ngepet, kata dia, lantaran ukurannya yang terus menyusut.

“Jadi bang, babinya itu terus mengecil kalau dibandingkan saat baru ditangkap. Kemudian, bulu-bulunya juga tampak berkurang dan berubah menjadi agak abu-abu. Padahal pas baru ditangkap bulunya itu lebat dan hitam,” tutur Lisa menceritakan kronologi ukuran dan bulu babi yang terus mengalami perubahan saat ditangkap hingga saat akan disembelih siangnya.

2. Babi Ngepet Disembelih

Senada, Rini, 47, warga RT2/RW4 juga meyakini kalau itu benar-benar babi ngepet yang berhasil ditangkap warga setempat. Rini juga mengatakan sebelum babi itu disembelih pada siangnya, beredar kabar ada pihak keluarga yang mencoba berkomunikasi dengan warga yang telah menangkap babi tersebut untuk diserahkan ke keluarganya.

“Ya itu sih kabar yang kami dengar. Kalau ada pihak keluarganya yang minta diserahkan. Namun, sampai babi mungil itu disembelih oleh warga setempat tak ada pihak yang datang mengakuinya,” kata Rini.

Tidak hanya itu, Rini juga menyebut kalau bangkai babi yang dikubur di lokasi RT2/RW4 itu malamnya diambil oleh pihak keluarga. “Jadi semalam itu katanya dari pihak keluarga (si babi ngepet) datang menggali kuburannga dan babinya pun langsung dibawa oleh mereka secara diam-diam,” ujar Rini.

Tinggalkan Balasan