oleh

Menuju Kampung Mandiri Lestari bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kecamatan Cimanggung

Bahan baku kompos organik sangat mudah. Bisa berupa sampah hijau/dedaunan, sampah sisa kulit buah, sampah dapur, sampah coklat dan sampah organik lainnya.

Transfer teknologi pembuatan pupuk kompos memberikan manfaat yang besar. Yaitu adanya peningkatan pengetahuan warga tentang manfaat bahan sisa sampah organik sebagai bahan baku pembuatan pupuk kompos.

Hasilnya akan diperoleh dalam 50 hari dalam bentuk Pupuk Organik Cair (POC) dan Pupuk Organik Padat (POP).

Dede Herna Murnina sangat mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh Coca-Cola Amatil Indonesia.

“Kita tidak perlu lagi membeli pupuk kimia yah karena pupuk organik ini sangatlah berkualitas baik dalam bentuk POC maupun POP,” ujar ketua TP PKK sekaligus istri dari Camat Cimanggung.

Pelatihan yang terselenggara atas kolaborasi Amatil Indonesia dengan TP PKK Kecamatan Cimanggung menjadi komitmen Bersama agar lahir keberlanjutan positif untuk terus mendukung Program Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam peta jalan pengurangan sampah dari sumbernya dan terwujudnya Kampung Mandiri Lestari di wilayah Kecamatan Cimanggung.

Dalam kesempatan yang sama juga diserahkan ratusan bibit cabai unggul yang sudah siap tanam sebagai bentuk support Amatil Indonesia dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Sumedang yang diserahkan langsung oleh Denny Wahyudi, Corporate Affairs Executive Coca-Cola Amatil Indonesia kepada Ibu Camat Dede Herna Murnina selaku  Ketua Team Penggerak PKK Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. -(Mg6/Yan)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga