oleh

Ribetnya Proses Menagih Hutang Secara Hukum, Siap-Siap Mengikhlaskan

BANDUNG – Uang sudah menjadi salah satu sumber untuk manusia bertahan hidup, namun justru banyak orang tak memiliki sumber penghasilan untuk mendapatkannya.

Terlebih, dalam situasi tersebut, meminjam uang merupakan hal yang sangat sensitif. Selain karena memang sama-sama butuh uang, menagih hutang bisa menjadi hal yang menguras emosi.

Tak jarang aksi kriminalitas didasari pada kebutuhan uang. Namun, ada juga yang masih berpikiran sehat dengan cara yang lain, salah satunya dengan meminjam uang pada teman.

Pasti kamu pernah memiliki teman yang meminjam uang pada yang lain atau mungkin pada kamu sendiri.

Lantas bagaimana jika uang yang dipinjam tidak kunjung dikembalikan?

Banyak yang memilih untuk mengikhlaskannya karena tidak enak untuk menagih atas dasar pertemanan, namun bagaimana hukum memandang kejadian ini?

Menurut Ulfa Prasatya Putri selaku konsultan penanganan hukum di Pura Koffie, proses untuk membawa permasalahan tersebut ke ranah hukum cukup rumit.

“Nanti dilihat sesuai berkas-berkasnya. Termasuk pembuktiannya, chat, transfer, perjanjian hitam diatas putih atau yang lainnya dan klausul yang sah, kemudian dibawa ke pengadilan,” ujarnya.

Kemudian ia menjelaskan bahwa nanti setelah pengaduan disetujui pengadilan akan dilakukan penanganan lebih lanjut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga