oleh

Atasi Angka Pengangguran, Pemkot Cimahi Optimalkan Aplikasi Silima

CIMAHI – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) bakal mengoptimalkan sistem pencari kerja berbasis daring atau online. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi angka pengangguran di Kota Cimahi.

Upaya tersebut dilakukan melalui sistem bernama Sistem Informasi Link and Match (Silima). Aplikasi Silima ini mulai disosialisaikan kepada masyarakat pencari kerja.

Rencananya sosialisasi ini akan dilaksanakan secara bertahap selama 9 bulan bagi para pencari kerja di seluruh kelurahan di Kota Cimahi, dari mulai Maret hingga November 2021.

Sosialisasi perdana dilakukan terhadap masyarakat pencari kerja di Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan yang berlangsung di Gedung Cimahi Technopark Jalan Baros, Selasa (16/3),

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menyampaikan, Cimahi termasuk kota yang memiliki Tingkat Pertumbuhan Angkatan Kerja (TPAK) yang sangat besar, terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini di mana banyak pekerja yang dirumahkan, dan bahkan sampai kehilangan pekerjaannya.

Disaat yang sama, masyarakat pencari kerja Kota Cimahi juga dihadapkan dengan persaingan tenaga kerja dari luar, yang sudah bersertifikasi dan siap dengan keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia industri.

“Di samping itu, para pencari kerja di Kota Cimahi juga dihadapkan dengan beberapa permasalahan lainnya, yaitu belum sesuainya skill atau kompetensi para pencari kerja dengan kebutuhan pasar kerja, terbatasnya lapangan kerja karena banyaknya perusahaan yang mengurangi kegiatan operasionalnya selama masa pandemi, serta kurangnya informasi pasar kerja,” beber Ngatiyana.

Baca Juga:  Depresi Hingga Obesitas, Ini Bahaya Tidur dengan Lampu Menyala

Jumlah pengangguran di Kota Cimahi mencapai 39.436 orang atau 13,30 persen. Jumlah tersebut melonjak dari tahun sebelumnya yang hanya yang hanya 8,08 persen atau sekitar 23.960 orang.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat itu menjadikan Kota Cimahi menempati urutan kedua angka pengangguran tertinggi di Provinsi Jawa Barat. Untuk menyikapi perkembangan kondisi tersebut, maka diperlukan kebijakan strategis untuk menyediakan data tentang ketenagakerjaan yang akurat dan aktual.

Atas dasar itulah, pihaknya menyambut baik inisiasi dari Disnaker Kota Cimahi yang telah meluncurkan Silima, yang ditujukan untuk menjembatani kelima pilar ketenagakerjaan yaitu pencari kerja, perusahaan, pemerintah, lembaga pelatihan kerja (LPK), dan bursa kerja khusus (BKK), agar dapat mengatasi berbagai permasalahan di atas.

“Bukan hanya untuk pencari kerja, tetapi aplikasi Silima ini juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pekerja yang tedampak pandemi Covid-19, di mana pada saat ini banyak karyawan atau pegawai yang dirumahkan dan di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja),” kata Ngatiyana.

Baca Juga:  Inilah Bahayanya Kalau Kamu Suka Tidur Setelah Sahur

Lebih jauh dikatakannya, perancangan Silima sekaligus melengkapi berbagai program dan kegiatan lainnya, yang telah dijalankan oleh Pemkot Cimahi dalam urusan ketenagakerjaan, terutama dalam bentuk pelatihan-pelatihan bagi para pencari kerja, dan sertifikasi bagi LPK se-Kota Cimahi.

Selain untuk mengurangi angka pengangguran, berbagai kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kompetensi masyarakat pencari kerja, demi mewujudkan Cimahi yang maju dengan sumber daya manusia yang unggul, yang dapat memenuhi tuntutan dunia kerja dan mengembangkan lapangan kerja secara mandiri.

Selanjutnya, sambung Ngatiyana, bagaimana tenaga kerja yang sudah tersedia dan kompeten ini dapat terserap oleh dunia usaha, sehingga dapat hidup layak, berkualitas dan sejahtera.

“Atas dasar itu, kami berharap para pencari kerja, perusahaan yang membutuhkan karyawan, lembaga pelatihan ketenagakerjaan, para alumni LPK dan bursa kerja khusus dapat memanfaatkan fasilitas Silima ini secara online, melalui akses ke website silima.cimahikota.go.id., untuk mendapatkan informasi peluang kerja yang selalu up to date,” pungkas Ngatiyana.

Kepala Disnaker Kota Cimahi, Yanuar Taufik mengatakan, Silima merupakan perwujudan dari pengelolaan dan pengembangan sistem ketenagakerjaan dalam bentuk sarana pelayanan secara online, yang melibatkan kelima pilar ketenagakerjaan dan dapat diakses tanpa dipungut biaya sama sekali.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Bandung Siapkan Cara untuk Pengamanan Larangan Mudik Lebaran 2021

“Melalui portal Silima, para pencari kerja dapat berinteraksi dengan para pengusaha atau pemberi kerja yang membutuhkan karyawan atau tenaga kerja, dan sebagai tempat pemasangan satu bulan lowongan pekerjaan bagi pengusaha. Disamping itu, para pengelola LPK dan BKK dapat memposting kegiatan lembaganya melalui situs Silima, dan melaporkan para alumninya yang sudah bekerja,” tuturnya.

Menurut Yanuar, kegiatan sosialisasi ini untuk memperkenalkan Silima yang pada dasarnya ditujukan untuk membantu masyarakat dalam mengetahui informasi, tentang hal-hal yang berkaitan dengan dunia kerja, membantu pencari kerja dalam mempersipkan dan mengembangkan dirinya sesuai persyaratan kerja, dan menjelaskan tentang persyaratan kerja yang dibutuhkan oleh dunia kerja.

“Selain itu, yang terpenting, kegiatan ini diharapkan akan mempermudah masyarakat pencari kerja untuk mendapatkan informasi lowongan pekerjaan, sehingga bisa menjadi salah satu solusi dalam mengurangi angka pengangguran di Kota Cimahi, khususnya pada masa pandemi Covid-19 sekarang ini,” sebut Yanuar. (fer)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga