Manisnya Sajian Madu di Kedai Lebah Rancabali

Kedai Lebah yang dikelola oleh para petani milenial sedang menguji kualitas madu
Kedai Lebah di Rancabali Kabupaten Bandung yang dikelola oleh para petani milenial sedang menguji kualitas madu
0 Komentar

Dikatakan Eri, selama ini, selain tak dinikmati secara luas oleh masyarakat, manisnya madu asli Indonesia ini juga tak semanis yang dirasakan oleh para peternak lebah madu. Karena memang, ada oknum tengkulak atau pengusaha madu “nakal” meraup keuntungan besar dari ekspor madu, padahal mereka membeli murah dari peternak. Kemudian mereka juga membawa (impor) madu olahan untuk dipasarkan di dalam negeri dengan harga murah.

“Maka dari itu kami juga menghimpun para peternak lebah madu di Indonesia, termasuk di Kabupaten Bandung ini. Mereka kami jadikan mitra binaan. Jadi para peternak itu tidak hanya dijadikan sebagai objek usaha saja oleh para oknum saja. Dan Alhamdulilah mitra kami di Kabupaten Bandung ini sudah lebih dari 200 orang peternak lebah, kemudian kami juga bermitra atau berjaringan dengan para peternah lebah yang ada disemua daerah di Indonesia,” ujarnya.

Eri melanjutkan, para peternak lebah madu di daerah ini Rancabali dan sekitarnya yang menjadi mitra binaannya ini. Sengaja diedukasi dan diajarkan soal tata cara beternak lebah madu. Dengan tujuan mereka yang sebelumnya hanya petani kopi, sayuran dan lain sebagainya itu memiliki usaha lain. Sehingga tak melulu mengandalkan hasil pertanian saja.

Baca Juga:Cut-Off Vitamin DDi Luar Lapangan,  Shafira Ika Putri Sangat Seksi

“Kan kalau kopi atau tanaman lainnya belum panen, para petani itu tidak punya penghasilan yang bisa didapat setiap bulan. Nah dengan jadi peternak lebah itu bisa panen setiap bulan dan tempatnya bisa di halaman rumah masing masing,” katanya.

Tak hanya soal madu, di Kedai Lebah ini juga menyediakan menu minuman beragam jenis kopi yang ada di Jawa Barat (Java Preanger) khususnya yang berasal dari para petani kopi di kawasan Pasirjambu, Ciwidey dan Rancabali (Pacira). Uniknya, salah satu menu andalan di kedai ini adalah kopi madu. Yakni minuman kopi yang biasanya dicampur gula sebagai pemanis, namun di kedai ini diganti dengan madu. Alhasil, meskipun manis tapi tak berpengaruhi  buruk terhadap kesehatan.

“Kopi madu ini rasanya luar biasa. Sebagai penikmat kopi, ini pertama kali ada kopi yang sensasi rasa manisnya luar biasa. Saat diminum dilidah itu rasa kopi dan madunya terasa sekali. Dan tidak bermasalah di lambung,” kata salag seorang penikmat kopi di Kedai Lebah, Nana Supriatna. (*)

0 Komentar