BENGKULU – Provinsi Bengkulu diguncang gempa, Sabtu (30/1) petang sekitar pukul 17.22 WIB. Gempa bermagnitudo 5,3 SR itu membuat warga panik dan menyelamatkan diri ke luar rumah.
“Getaran gempanya cukup kuat dan dirasakan selama beberapa detik sampai dinding rumah bergoyang,” kata warga Kelurahan Kandang Limun, Kecamatan Muara Bangkahulu, Kota Bengkulu, Adrian M Yusuf.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas III Kepahiang, BMKG Bengkulu Litman mengatakan gempa yang terjadi merupakan itu merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia.
Baca Juga:Dinilai Manjur, RI Pesan 50 Juta Dosis Vaksin NovavaxVaksin Covid-19 Telah Tiba di Kecamatan Jatinangor Sumedang, Kepala Puskesmas: Saya Mengharapkan Bisa Optimal
Episentrum gempa tektonik itu terletak pada koordinat 4,46 Lintang Selatan dan 102,53 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 37 kilometer Barat Daya Seluma, Bengkulu, pada kedalaman 51 km.
“Gempa itu terjadi pada pukul 17.22 WIB dan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik atau thrust fault,” ucapnya, seperti dilansir dari Antara.
Litman menyebut gempa tersebut tidak berpotensi tsunami dan hingga pukul 18.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
“Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata Litman.
Getaran gempa tersebut dirasakan di seluruh kabupaten dan kota di Bengkulu. Selain itu, gempa juga dirasakan hingga ke beberapa daerah di Provinsi Sumatera Selatan dan Lampung.
Meski demikian, belum ada laporan kerusakan baik rumah warga maupun bangunan fasilitas umum milik pemerintah yang rusak akibat gempa tersebut. (antaranews)
