oleh

BIJB Ditutup, Dewan Meradang

“Selain itu ada juga potensi dari pekerja migran Indonesia asal Jabar. Bahkan, kalau semua sepakat dan memegang komitmen, perjalanan dinas semua ASN, pejabat, dan pengusaha” cetusnya.

Tak hanya itu, iapun mempertanyakan kondisi Nusawiru (Bandara Perintis) di Kabupaten Pangandaran tersebut juga menarik.

Bandara Nusawiru diseting untuk mengembangkan wilayah selatan bagian timur Jawa Barat. Andai nasibnya akan di-kertajati-kan, apakah tidak mubazir pula anggaran dati APBD Jabar yang digelontorkan untuk pengembangannya? Lalu, apakah semua aset-aset Pemprov Jabar harus dihibahkan seutuhnya kepada Pemerintah Pusat.

Mengakhiri pembicaraan, iapun menyampaikan bahwa poin utamanya bukan pada aset. Apakah setelah dikelola oleh pusat, grand design pengembangan kedua bandara itu akan terus dilanjutkan

“Jabar semestinya mendapat komitmen tersebut. Bagaimana sesungguhnya kebijakan kebandarudaran kita? Mari kita tunggu bersama perkembangannya,” pungkasnya. (mg1/drx)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga